SLEMAN- Tak diragukan lagi, status Candi Borobudur dan Prambanan sebagai world heritage yang dikukuhkan UNESCO makin mengundang daya tarik wisatawan. Tingkat kunjungan wisata selama 2015 mencapai 5,67 juta orang. Sebanyak 466.935 orang adalah wisatawan mancanegara (wisman).
Sisanya, wisatawan nusantara.

Kepala Departemen Pemasaran PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC BPRB) Emilia Eny Utari menyatakan, capaian kunjungan wisnus melebihi target yang ditetapkan. Namun, untuk wisman belum terpenuhi.

Menurutnya, hal itu dipengaruhi kondisi ekonomi dunia yang tak menentu. Sementara, kunjungan domestik justru meningkat sekitar 15 persen. “Pelajar dan keluarga paling mendominasi kunjungan,” ungkapnya di sela acara TWC Customer Award “Partnership in Harmony” akhir pekan lalu.

Meski belum mencapai target, manajemen badan usaha milik negara tersebut tetap meningkatkan target kunjungan wisata selama 2016 menjadi 5,99 juta orang. Rinciannya, 572.350 wisman dan 5,4 juta wisnus.

Emilia mengaku, tragedi Mall Sarinah di Jalan Thamrin, Jakarta cukup berpengaruh terhadap geliat sektor pariwisata. Khususnya, untuk menggaet wisman. Kendati begitu, Emilia optimistis bisa melampaui target seiring berangsurnya keamanan negeri ini. Banyaknya hari libur nasional akhir pekan menambah optimisme manajemen TWC BPRB. “Tentu saja jaminan keamanan dan kenyamanan pengunjung kami utamakan,” lanjutnya.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha Sahala Parlindungan Siahaan mengatakan, keberhasilan TWC BPRB menggaet wisatawan tidak lepas atas peran para pelaku usaha jasa tour and travel. Terutatama dalam hal promosi dan ajakan berkunjung ke world heritage peninggalan nenek moyang.

Demikian pula lembaga-lembaga sosial dan pendidikan yang menjadikan kawasan candi sebagai langganan lokasi destinasi wisata. Karena itulah diselenggarakan TWC Costumer Award 2015, yang merupakan ajang pemberian penghargaan bagi relasi kerja PT TWC BPRB dalam kunjungan wisata. “Ada 18 kategori penghargaan bagi mitra dan pelanggan setia yang banyak berkontribusi bagi kami,” ujarnya.

Beberapa kategori, di antaranya, The Best Partnership in Unit Business,The Best Partnership in Transportation, The Best Performance Business Partner in Ticket Sales, dan The Best Performance Business Partner in Venue Usages.

Sahala berharap, pemberian award mampu mendongkrak tingkat kunjungan world heritage dan menambah optimisme sektor parwisata 2016.(yog/din/ong)