ilustrasi

JOGJA – Demi memberikan kenyamanan bagi wisatawan, Pemkot Jogja terus berbenah. Salah satunya mengenai fasilitas umum (fasum). Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja akan memperlebar Jalan Kebun Raya di timur Gembira Loka Zoo.

Jalan yang setiap liburan menjadi tempat parkir liar itu bakal diperlebar. Kini, Dinas Kimpraswil tengah mendata lebar tanah negara yang masih diduduki penjual tanaman hias itu. “Kami baru koordinasi dengan wilayah dan BPN (Badan Pertanahan Nasional). Baru kemudian dilakukan pendataan (tanah negara),” ujar Kepala Dinas Kimpraswil Kota Jogja Toto Suroto, kemarin (25/1).

Toto menjelaskan, lebar tanah negara itulah yang akan diaspal sehingga dapat untuk berpapasan kendaraan saat musim liburan. “Tinggal masalah parkir di Perhubungan (Dinas Perhubungan Kota Jogja),” tandasnya.

Pejabat yang sudah mendekati masa pensiun ini menambahkan, pelebaran Jalan Kebun Raya itu sepanjang 700 meter. Rencana pembangunannya mulai Maret mendatang. “Semua trotoar yang tersisa akan diperlebar. Sisi timur dan barat jalan,” terangnya.

Rencananya, sisi barat jalan akan digunakan untuk jalan dan saluran air hujan atau drainase. Sementara sisi timur, selain untuk jalan, sebagian akan digunakan sebagai trotoar. Pelebaran dan penghalusan jalan dimulai dari batas Jalan Kusumanegara sampai Jalan Ki Penjawi.

Toto mengakui, di sisi barat jalan terdapat sejumlah pedagang, terutama pedagang tanaman hias dan pohon. Karena itu, Kimpraswil akan melakukan komunikasi dengan para pedagang tersebut agar bersedia pindah.

Kepala Bidang Bina Marga Kimpraswil Kota Jogja Wijayanto mengatakan, anggaran proyek pelebaran Jalan Kebun Raya sudah disiapkan Rp 17 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dia menambahkan, selain peningkatan Jalan Kebun Raya. Pihaknya juga berencana melakukan peningkatan di sejumlah ruas jalan. Di antaranya di Jalan Veteran, Jalan Munggur, Jalan Tri Dharma Gendeng, dan Jalan Ipda Tut Harsono dengan total anggaran Rp 35 miliar. Dana itu berasal dari DAK tahun ini dan Rp14 miliar dari APBD Murni 2016 Kota Jogja.

“Rp 6,1 miliar yang dari APBD khusus untuk pemeliharaan selama setahun,” ujar Wijayanto.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja Wirawan Haryo Yudo mengatakan, masih mengkaji peluang untuk menambah lahan parkir. Terutama parkir untuk bus-bus pariwisata yang biasanya berjubel saat musim liburan. “Parkir yang ada saat ini memang belum mampu menampung,” katanya.

Ya, Gembira Loka (GL) Zoo tiap musim liburan memang kesulitan lahan parkir. Selama ini, pengunjung, terutama bus, parkir di Jalan Kebun Raya. Setelah lahan di dalam dan di sisi barat GL Zoo penuh. Ini diperparah dengan adanya tukang parkir dadakan yang memanfaatkan jalan umum.

“Untuk di sekitar Gembira Loka ada parkir di Jalan Veteran, kemungkinan akan ditambah. Kami masih mencari alternatif lain yang bisa dimanfaatkan untuk parkir pengunjung Gembira Loka,” tandas Wirawan. (eri/ila/ong)