JOGJA – Asosiasi Provinsi (As-prov) PSSI DIJ memastikan mengirimkan tim sepak bola ke Pra-PON yang akan berlangsung Maret mendatang. Kepastian tersebut ditegaskan saat pengu-rus Asprov PSSI DIJ bertemu dengan pengurus KONI DIJ di Kantor KONI, kemarin (26/1).Wakil Manajer tim sepak bola Pra PON DIJ Edyanto menegaskan, kepastian ini diharapkan akan men-ghilangkan kabar akan adanya tim sepak bola Pra-PON tandingan. “Kami pastikan akan mengirimkan tim,” kata Edyanto di hadapan se-jumlah pengurus KONI DIJ.Dalam pertemuan Asprov PSSI DIJ kemarin, pihak Asprov PSSI DIJ diwakili Gutoyo (Ma-najer Tim Pra-PON), Ediyanto (Wakil Manajer) dan sejumlah pengurus lainnya. Adapun dari KONI tampak hadir antara lain Sekjen KONI DIJ KPH Indroku-sumo, Wakil Ketua I Zaelani, Wakil Ketua II Mansur dan be-berapa pengurus lainnya.Setelah memutuskan ikut serta dalam Pra PON, Edyanto men-gatakan, pekan depan pihaknya akan berkoordinasi dengan pe-latih sepa kbola Pra-PON Seto Nurdiyantoro. Selanjutnya, Asprov DIJ akan menyusun persiapan untuk menghadapi Pra-PON. “Segera kami akan memanggil pelatih dan dibahas langkah-langkah yang akan diambil dalam persiapan tim,” jelas Edyanto.Edyanto menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan pen-dataaan pemain lagi. Sebab be-berapa di antaranya sudah ter-pencar-pencar setelah tidak berlatih dalam satu tim sejak lama.Dia menyebut, ada sejumlah pemain yang berada di Jambi, Bali sampai dengan Timor Leste untuk ikut turnamen di sana. Apa-lagi tersiar kabar, pemain yang telah merumput di laga profesio-nal tidak bisa berpartisipasi. “Se-telah itu pada pekan depan mungkin baru bisa kembali latihan,” papar pria yang kerap menjabat sebagai Panpel PSS ini.Meski begitu, Ediyanto mem-perkirakan untuk persiapan seti-daknya dibutuhkan waku sekitar enam minggu. Dari alokasi wak-tu itu dibutuhkan dana sekitar Rp 75 juta dan akan coba dimintakan bantuan pendanaannya ke KONI DIJ. “Dana kami sudah defisit. Kami sudah tidak memiliki dana persiapan,” jelasnya.KPH Indorokusumo menyebut pihaknya terpaksa memanggil Asprov DIJ karena adanya surat resmi yang menanyakan kepas-tian keikutsertaan DIJ. “Bila sudah pasti ikut serta, segera dipersiapkan. Kami berharap bisa menciptakan sejarah,” jelasnya. (bhn/din/ong)