ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
APRESIASI: Sekretaris Daerah Pemkab Bantul Riyantono menunjukkan piagam penghargaan yang akan diberikan untuk SKPD dan kecamatan yang menunjukkan kinerja terbaik.

BANTUL – Pemkab kembali merilis sekaligus menyerahkan rapor kinerja tahunan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan kecamatan. Dari rilis itu, ada yang ditetapkan sebagai terbaik, ada pula yang berada di posisi buncit.

Untuk kategori SKPD, Kantor Pengolahan Data Telematika (KPDT) mendapatkan peringkat tertinggi. Sebaliknya, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) berada di daftar peringkat terbawah. Di kategori kecamatan, kecamatan Sedayu keluar sebagai yang terbaik. Adapun kecamatan Bantul berada paling ujung bawah di antara daftar peringkat 17 kecamatan se-Bantul.

Sekretaris Daerah (Sekda) Riyantono mengatakan, pemberian rapor kepada SKPD dan kecamatan pada tahun ini merupakan kali kedua. Penilaian didasarkan pada lima unsur. Yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, capaian kinerja, dan evaluasi. “Masing-masing unsur memiliki bobot nilai,” terang Toni, sapaan akrabnya usai pemberian rapor SKPD dan kecamatan di kompleks Parasamya, kemarin (27/1).

Penilaian dilakukan tim khusus secara tertutup dan independen. Toni sendiri mengaku baru mengetahui hasil rapor kemarin pagi. Dengan begitu, nilai rapor yang diterima SKPD dan kecamatan memang benar-benar sesuai dengan kinerja mereka pada 2015.

Menurutnya, ada beberapa tujuan program pemberian rapor kepada SKPD dan kecamatan ini. Di antaranya, kompetisi, dan memacu peningkatan kinerja. “SKPD dengan nilai terendah akan terpacu dan berjuang lebih baik,” ujarnya.

Toni menguraikan, ada tiga SKPD yang dinyatakan sebagai tiga terbaik. Yakni, KPDT, Dinas Sumber Daya Air, dan Sekretariat Daerah. Tiga SKPD yang berada di peringkat terbawah adalah Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Pada kategori kecamatan, kecamatan Sedayu berada di peringkat pertama, disusul berurutan kecamatan Imogiri, dan kecamatan Pandak. Di peringkat terbawah ada kecamatan Bantul, dan kecamatan Kasihan, serta kecamatan Sanden menyusul di belakangnya.

Kendati ada peringkat terbawah, Toni memastikan capaian kinerja SKPD maupun kecamatan yang mendapatkan nilai terendah masih sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). “Kementerian nilainya CC atau 60,” paparnya.

Pejabat Bupati Bantul Sigit Sapto Rahardjo mengapresiasi program pemberian rapor ini. Alasannya, program ini dapat memacu semangat SKPD dan kecamatan untuk meningkatkan kinerjanya. Sebagai bentuk apresiasi, tiga SKPD dan kecamatan terbaik diganjar reward sekaligus piagam pengharagaan. “Peringkat pertama dapat laptop tiga unit, yang kedua dua unit, dan satu unit untuk peringkat ketiga,” tambahnya.

SKPD dan kecamatan yang berada di peringkat terbawah juga mendapatkan piagam. Piagam yang bertuliskan capaian prestasi terendah ini harus dipajang di kantor mereka sebagai pelecut semangat.(zam/din/ong)