Utamanya Baca Buku, Wifi-an Pelengkapnya

NYAMAN, koleksi bukunya lengkap, ada novel, koran hingga majalah. Selain itu, ada pula fasilitas wifi yang super kenceng kesukaan anak muda. Berbagai fasilitas itu bikin sahabat Ekspresi jadi sering mengunjungi perpustakaan Kota Jogja di bilangan Kotabaru buat melakukan banyak aktivitas. Cari referensi, hiburan, atau sekadar nyari tempat nyaman buat wifi-an.

Tapi bener enggak sih fasilitas itu udah dimanfaatin dengan baik oleh temen-temen muda? Jangan-jangan justru ke perpustakaan Kota Jogja buat browsing hal-hal yang enggak ada kaitannya sama pelajaran? Seperti update game yang kuotanya super gede. Malah enggak menfaatin fasilitas utama dari perpustakaan itu sendiri, yaitu berbagai buku buat nambahin wawasan.

“Ada berbagai alasan orang dateng ke perpustakaan Kota Jogja. Salah satunya, karena fasilitas wifi-nya yang kenceng. Jadi enak buat browsing. Menurutku, sah-sah aja, asal enggak berlebihan, dan wifi itu digunakan buat cari referensi tugas atau pengetahuan lain,” ungkap Aulia Pasha, pelajar SMAN 6 Jogja.

Muhammad Faiz, siswa kelas XII SMAN 3 Jogja atau Padmanaba, setuju dengan pendapat Aulia. Menurut Faiz, semua pengunjung perpustakaan Kota Jogja berhak memilih akan menggunakan fasilitas apapun termasuk wifi. Karena saat ini internet menjadi alat untuk mengerjakan tugas.

Internet udah jadi kebutuhan buat para siswa. Terutama dalam mengerjakan tugas. ‘’Mungkin tinggal dibagi aja tempatnya di perpustakaan itu. Jadi ada tempat khusus membaca buku, dan ada tempat khusus buat mereka yang menggunakan laptop dan connect wifi,” kata Faiz.

‘’Sehingga kedua pengguna ini tidak saling mengganggu dan punya tempat masing-masing,” jelas pemuda yang gemar ngeband itu.

Tapi pendapat Deka Rade dari SMPN 4 Jogja berbeda. Menurut pria penyuka bola basket ini, tujuan datang ke perpustakaan terutama untuk membaca buku. Fasilitas lain hanya pelengkap.

“Kalo ke perpustakaan, ya manfaatkan waktu untuk nyari dan baca buku. Karena pada dasarnya perpustakaan memang diciptakan supaya pengunjung nyaman membaca buku. Jadi fasilitas lain hanya melengkapi supaya kita betah di perpus,” katanya.

Ikhwan Fakhrurriza, pelajar SMA Internasional Budi Mulia Dua punya pendapat sendiri. Menurut Ikhwan, para pengunjung perpustakaan harus mengolaborasikan antara buku dan fasilitas lainnya, seperti wifi.

Menggali wawasan terpercaya memang dari buku. Namun internet dapat digunakan untuk melengkapi informasi yang tidak didapatkan dari buku tersebut. Sehingga keduanya harusnya beriringan.

‘’Selain itu, setelah membaca, orang-orang juga bisa membuat tulisan berbobot untuk kemudian diposting di media sosial atau blog masing-masing. Keduanya jika dimanfaatkan dengan baik dan berdampingan dapat memberikan banyak manfaat,” tutur Ikhwan.

Jadi yang terpenting, apapun yang kamu lakukan di perpustakaan Kota Jogja, manfaatin segala fasilitasnya dengan baik. Mau buku, ataupun wifi. Yang penting membuka wawasan dan bernilai positif. Yuk main ke perpustakaan! (ata/iwa/ong)