ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
MELAYANI: Kantor Payment Point BNI di STTKD langsung bisa dioperasikan untuk melayani para taruna, staf, dan para pengajar secara online.
 
SEWON ñ Kantor Cabang Utama BNI Jogja kembali melebarkan sayap. Salah satu bank milik pemerintah ini resmi membuka payment point di kampus Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) kemarin (28/1).Pimpinan Kantor Cabang Utama BNI Jogja Sugianto mengapresiasi kebijakan kampus STTKD bekerja-sama dengan BNI. Selama ini BNI memang memiliki seabrek pengalaman dengan perguru-an tinggi. îBNI memang punya keung-gulan meng-collect uang pembayaran mahasiswa,î kata Sugianto usai pem-bukaan payment point di kampus STTKD.Dikatakan Sugianto, ada sejumlah kemudahan yang ditawarkan BNI. Dengan kerjasama ini, seluruh taruna STTKD dapat membayar SPP secara online dari seluruh Indonesia. îSTTKD juga bakal kian dikenal di Indonesia. Karena BNI ikut menyuarakan STTKD,î ujarnya.Selain kemudahan pembayaran SPP via online, BNI juga memenej pem-bayaran gaji seluruh staf dan tenaga pengajar STTKD dengan sistem payroll. Menurutnya, dengan adanya kerjasama ini seluruh staf dan tenaga pengajar dapat mengajukan pembelian kredit tanpa agunan. Misalnya, pembelian sepeda motor, mobil, hingga rumah. îAda dana promosi juga untuk ke-giatan mahasiswa,î tambahnya.Ketua STTKD Jogja Marsda TNI (Purn) Udin Kurniadi optimistis keberadaan kantor payment point BNI akan mem-berikan kemudahan bagi taruna, staf dan tenaga pengajar STTKD. îDan kami memang sudah menerapkan penggajian dengan sistem payroll,î jelasnya.Udin juga mengapresiasi fasilitas pengajuan pinjaman tanpa agunan yang ditawarkan BNI. Dia berharap seluruh staf dan tenaga pengajar me-manfaatkan kemudahan ini untuk merintis usaha. Agar kesejahteraan mereka kian meningkat dengan ber-kembangnya usaha yang mereka rintis. îKami juga berharap kerjasama ini dapat berkembang dan memberi-kan dampak kepada warga sekitar,î harapnya.Udin memiliki angan-angan mem-berikan pelatihan pembuatan suve-nir berupa miniatur pesawat kepada warga sekitar. Dengan pelatihan gratis, warga sekitar diharapkan memiliki keahlian dan semangat sebagai pe-laku UMKM. Modalnya, mereka dapat mengajukan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) kepada BNI. îSehingga di sini menjadi kampung dirgantara,î tambahnya. (zam/din/ong)