ilustrasi
BANTUL – Upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menambah armada operasional mulai terealisasi. Belum lama ini BPBD menerima bantuan dari Ba-dan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa satu unit mobil tangki air dan dua perahu fiber.Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto menga-takan, penambahan mobil tangki termasuk salah satu kebutuhan urgen. Sebab, armada mobil tangki tak hanya dibutuhkan untuk mempercepat proses pemadaman kebakar-an, tetapi juga untuk droping air saat musim kemarau. îDengan bantuan ini, sekarang kami memiliki dua unit mobil tangki,î terang Dwi, kemarin (27/1).Meski begitu, hanya satu unit mobil tangki yang akan disiagakan di BPBD. Satunya akan diletakkan di wilayah manajemen kebakaran (WMK) Banguntapan. Dwi menguraikan, ketika terjadi insiden keba-karan, armada pemadam kebakaran (dam-kar) dituntut sesegera mungkin tiba di lokasi. Standarnya, damkar harus sampai ke lokasi maksimal 15 menit usai menerima laporan masyarakat.Nah, tuntutan ini sulit terwujud bila WMK tidak dilengkapi dengan beragam armada yang memadai. îMobil tangki di posko Bangun-tapan nanti bisa digunakan untuk suplai air ketika terjadi kebakaran,î ungkapnya.Selain mobil tangki, BPBD saat ini juga tengah mengajukan permohonan bantuan mobil damkar. Diharapkan tahun ini dapat tereali-sasi. Agar respons time 15 menit bisa terwujud.†† Dwi menambahkan, bantuan dua perahu fiber menambah daftar peralatan yang dimiliki BPBD untuk evakuasi korban tenggelam di sungai. Sebelumnya, BPBD hanya memiliki satu unit perahu serupa. (zam/din/ong)