DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
BERBAKAT: Aradana Wikanestri berlatih keras di lintasan sepatu roda kompleks Stadion Mandala Krida untuk di PON 2016.

Emas PON 2016 Jadi Target, Berbagi Waktu Sekolah dan Latihan

Cedera atau jatuh di lintasan entah berapa kali dia alami. Tapi, itu tidak membuatnya kapok. Apalagi gantung sepatu rodanya. Nah, di usianya jelang 17 tahun, dia punya target prestasi gemilang di PON 2016.

DEWI SARMUDYAHSARI, Jogja
WAKTU itu usianya masih sangat di ni, ketika Ara masuk dalam daftar at let Pra-PON Sepatu Roda DIJ 2011. Dia bahkan belum menjadi murid ber seragam putih biru. Namun, ke-mam puannya sudah membuatnya di ma suk kan dalam daftar atlet. Targetnya saat itu, masuk pe ring kat em pat besar agar meraih tiket ke PON 2012 Riau. Tanpa memikirkan lawan-lawannya, bisa meraih peringkat ter-ba ik memotivasinya saat berada di ga ris start.Peluit berbunyi, mulailah Ara kecil me nga yuh kedua kakinya melawan a ngin. Secara postur, Ara memang jauh sekali dengan atlet dari daerah la in nya saat itu. Namun tekadnya sema kin bulat untuk meraih tiket lolos ke PON 2012. Tak ada yang mengira, Ara jatuh tersungkur saat di tengah pu tar an.îWaktu itu sudah lepas eliminasi, ter si sa lima atlet termasuk aku. Nggak tahu kenapa, tiba-tiba oleng dan ja-tuh,î ujarnya. Namun dia bangkit kem-bali dan merampungkan finish no mor re lay 10 KM putri meskipun hanya be ra da di urutan keempat.

Jatuh yang dialaminya saat itu tidak hanya membuatnya cedera, Ara juga ha rus menahan rasa sakit hingga ke-pa la karena salah satu gigi se ri nya ter nya ta patah. Sambil menahan ra sa sa kit, Ara tak ingin tertinggal jauh dan le pas dari peringkat empat. Per tan-ding an pun dia selesaikan.Hasil maksimal memang belum ber-ha sil diraih atlet kelahiran Bantul, 28 Sep tember 1999 ini di PON Riau 2012. Ber bekal 2 medali perak dan 1 pe rung-gu di Pra PON 2015 kemarin, Ara ber-te kad memperbaiki prestasi dan me raih podium tertinggi di PON Jawa Ba rat September mendatang. îDi no mor 300 meter lawan berat dari tuan ru mah Jawa Barat. Mungkin perak bi sa. Kalau yang di nomor jauh me mang ditarget emas,îujar anak per ta ma pasangan Edy Sunaryoto dan Rat na Purwaningsih ini.Kini, dia harus membagi kon sen tra-si antara sekolah dan mengikuti pro-gram Pemusatan Latihan Daerah (Pus lat da) PON 2016. Meski tar get nya ada lah membawa pulang medali, Ara ti dak ingin tertinggal dalam mata pe-la jaran. Apalagi kemarin dia sempat me ning gal kan kelas karena harus me-ngi kuti pelatihan ke Taiwan saat per-siapan Pra-PON. îBelajar tetap, apa-lagi sekarang saya masih harus me-nge jar ketertinggalan,îujar siswi kelas 10 SMA N 1 Pleret, Bantul ini.Selain PON, wakil Kabupaten Ban tul pe raih 2 medali emas, 1 perak dan 1 pe rung gu Porda 2015 ini juga ma sih me nyimpan mimpi untuk bisa tam pil di kejuaraan dunia sepatu roda atau World In Line Speed Skating Cham-pion. îInginnya bisa sampai world championship, semoga saja bisa jadi wakil Indonesia,îujarnya.(din/ong)