KULONPROGO – Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djuanedi SIK siap memproses anggotanya yang terbukti melanggar aturan. Salah satunya, oknum anggota Polsek Wates Brigadir Ip, 34, yang sempat dilaporkan menyimpan senjata api (Senpi) ilegal. Hingga kini senpi berikut amunisinya masih diuji di Laboratorium Polri di Semarang.îKita masih melakukan penyelidikan kasus ini. Senjata api berikut beberapa butir amunisi saat ini masih menjalani uji balistik di Laboratorium Polri di Semarang. Pengujian ini sangat diperlu-kan sebagai dasar untuk memastikan benda yang diamankan berupa senpi atau bukan,î ucapnya kemarin (28/1).Jika terbukti bersalah, oknum polisi bisa dijerat Undang-Undang No 12 Tahun 1951 tentang Da-rurat. Jika dari hasil persidangan umum terbukti, yang bersangkutan juga bisa dikenai sanksi disiplin Polri. îKita masih menunggu hasil uji laboratorium,î tambahnya.Berdasarkan informasi di lapangan, senpi ini justru diambil dan diserahkan oleh istrinya kepada polisi. Kondisi tersebut tidak lepas dari kondisi rumah tangganya yang kurang harmonis. Hingga akhirnya kasus ini ditangani Intelkam Polres Kulonprogo, sebelum akhirnya dilimpahkan di Satreskrim Polres Kulonprogo. Belakangan diketahui, prahara rumah tangga keluarga masih terus berlanjut. Bahkan istrinya sempat juga dilaporkan oleh oknum polisi itu karena melakukan perusakan rumah. Kasus tersebut juga sedang ditangani Satreskrim Pol-res Kulonprogo. îPasti semuanya kita tangani,î terangnya. (tom/laz/ong)