RAIS Syuriah PWNU DIJ KH Azhari Abta tidak malu menyebut dirinya seorang pengangguran. Ya, lantaran aktivitas mengajar-nya di Pondok Pesantren Ali Maksum, Krapyak sudah berkurang. “Saya ini pengangguran karena sudah pensiun. Di rumah kerjanya kasih makan ayam dan kucing he…he…he,” ujarnya seraya bercanda.Meski pengangguran, berbagai aktivitas tetap memadati hidupnya. Selain masih tetap mengajar seminggu dua kali di pesantren yang diasuhnya, aktivitas dakwah harian tetap dia jalani. Dalam sepekan, kegiatan pengajian, seminar, dan undangan menjadi khotib Jumat kerap menghampiri. Belum lagi kegiatan rapat-rapat yang digelar oleh NU. “Kita harus tetap menyibukkan diri untuk dakwah melalui organisasi NU. Namanya Rais Syuriah, pengendali NU jangan dipilih karena jadi pengurus NU itu ibadah,” tandas ayah tiga anak ini. (bhn/ila/ong)