Kolaborasi Bisnis dan Pendidikan

BISNIS dan pendidikan adalah dua hal penting dalam tahapan kehidupan manusia. Diawali dengan mengenyam pendidikan terlebih dahulu sebagai modal awal. Berlanjut dengan menjalankan bisnis untuk melebarkan sayap. Bisa juga tahapan ini dijalankan secara bersamaan, kuliah sembari berbisnis.Ini pula yang diterapkan oleh Fera Nurficahyanti. Perempuan kelahiran Bantul, 12 Februari 1994 ini memilih untuk melakoni keduanya. Dia yakin dapat menjalani keduanya secara berimbang. “Saya punya pemikiran harus punya bisnis sebelum lulus kuliah. Sehingga ketika lulus nanti memiliki pegangan (finansial) dan pengalaman,” ungkapnya ditemui Jumat (28/1) lalu.Keinginan untuk memulai bisnis ini dilandasi sebuah pemikiran sederhana. Fera merasa kurang nyaman kerja di kantor, sehingga memilih untuk membuka bisnisnya sendiri. Meski itu harus dilakoni dari nol dan belajar secara bertahap.Pengalaman ini dilaluinya ketika lulus bangku SMA. Kala itu, dia memutuskan untuk mengikuti kursus kecantikan. Dengan modal ini, lantas dia mendirikan usaha salon. Padahal pada waktu Fera juga masih berstatus sebagai mahasiswa semester tiga Ilmu Komunikasi UPN Veteran.Menjalani bisnis secara mandiri menurutnya tak mudah. Bahkan usaha salon miliknya hanya bertahan selama satu tahun. Bukannya menyerah, Fera justru semakin yakin berbisnis. Baginya dinamika bisnis ini merupakan pijakan untuk memulai bisnis yang lebih matang.Dari proses inilah anak pertama dari dua bersaudara ini mendirikan bisnis jasa bersama temannya. Bergerak dibidang party planner atau sebagai konseptor sebuah acara. Di bidang ini Fera mengaku lebih leluasa mengatur waktu. Terutama membagi waktu antara bisnis dan pendidikan. “Pendidikan tetap diutamakan, baru setelahnya bisnis. Dalam tim ini, mayo-ritas juga masih kuliah, jadi suasananya benar-benar klop dan nyaman. Ma-najemen waktunya harus dijaga,” ungkap Diajeng Bantul 2011 ini.Saat ini Fera bergabung dalam Rumah Ceria Production. Selain itu, juga masih menjalankan bisnisnya, Elodie Party Planner dan Elodie Fashion. Meski men-jalankan banyak bisnis, Fera tetap berusaha menyelesaikan kuliahnya. Saat ini dia tengah menyelesaikan penelitian skripsisnya.Ketika ditanya apakah bisnis yang dilakoninya mengganggu waktu kuliah? Fera menjawab tidak. Justru dengan mendirikan bisnis sen-diri, manajemen waktu lebih tertata. Terutama dapat menentukan waktu secara mandiri untuk bekerja atau kuliah. (dwi/ila/ong)