POTENSI Wisata alam di Kulonprogo cukup men-janjikan jika dikembangkan. Setidaknya, hal itu diamini Nungky Puspitasari, 21, mahasiswi Jurusan Akuntansi, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Wates kemarin (31/1). Kendati baru sekitar tiga tahun di Kulonprogo, gadis cantik kelahiran Jakarta, 25 November 1994 ini sudah mengaku sangat terpikat dengan Bumi Binangun. Beberapa objek wisata alam di kabupaten ini sudah ia sambangi. Di antaranya Waduk Sermo, Kalibiru, dan Curug Kedung Pedut di Kecamatan Kokap. Juga Pantai Glagah di Kecamatan Temon. Nungky mengungkapkan, kali pertama datang ke Kulonprogo kesannya biasa. Namun dengan keramahan warga dan setelah berkesempatan melihat beberapa objek wisata alam, mahasiswi semester 5 ini me-ngaku jatuh cinta dengan Kulonprogo. “Masyarakat dan alamnya bagus banget,” ucap anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Suyadi, 51, dan Jumiyem, 47, ini.Nungky, sapaan akrab Nungky Puspitasari, menambahkan, untuk dunia pendidikan suasana di Kulonprogo juga sangat mendukung. Baginya, Kulonprogo tenang dan kondusif untuk menimba ilmu, tidak terlalu gaduh seperti umumnya geliat kehidupan di kota besar. Suasana itu mendukungnya dalam membidik pengalaman dan pe-ngembangan diri. Salah satunya dengan mengikuti PKL di BPS Wates. Ia mengaku menjadi banyak tahu kinerja di BPS. “Awalnya saya berpikir BPS itu hanya menjalankan Sen-sus Penduduk, ternyata juga melaksanakan Sensus Per-tanian dan Sensus Ekonomi,” kata alumnus SMAN 10 Bekasi itu. (tom/laz/ong)