PRAMONO FOR RADAR JOGJA
MEMBANGGAKAN: Tim Bola Basket Putri DIJ Kelompok Umur (KU)-14 merayakan kegembiraan usai merebut runner up di Kejuaraan Nasional Bola Basket KU-14 di Jakarta 17-23 Januari lalu.
 
JOGJA- Tim bola basket putri DIJ Kelompok Umur (KU) 14 mem-buat kejutan dengan memetik prestasi gemilang di Kejuaraan Nasional Bola Basket KU-14 di Jakarta 17-23 Januari lalu. Hanya berbekal persiapan kurang dari tiga minggu, me-reka sukses merebut runner-up. Lewat pertarungan alot mela-wan tuan rumah DKI Jakarta di partai final, anak-anak DIJ menyerah, 52-60
Namun, prestasi ini belum diikuti tim putra yang hanya mampu menempati perungkat 6 nasional.Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo mengaku terkejut dengan prestasi yang dibawa pu-lang tim basket DIJ KU-14 ini. Maklum, dengan persiapan yang sangat sempit, para pemain ju-nior DIJ mampu membuktikan hasil yang terbaik bagi Jogjakarta. “Cukup mengejutkan, tim yang dibentuk begitu singkat bisa ber-pretasi,” ujarnya di sela-sela ada pembubaran tim tadi malam. Menurutnya, hasil yang diraih atlet-atlet basket muda ini diha-rapkan terus dapat diasah dan dibina terus. Sehingga harapannya, bisa menjadi semakin solid dan bisa meraih prestasi di kejuaran berskala nasional lainnya seper-ti PON Remaja 2017 dan juga PON 2020. “KONI DIJ beruntung me-miliki pengurus Perbasi DIJ dan orangtua yang men-support dan bahu-membahu membiayai ke-berangkatan mereka,” ujarnya.Ketua Harian Pengda Perbasi DIJ Junaedi mengatakan, kebe-rangkatan tim ke Kejurnas KU14 ini memang mandiri tanpa ban-tuan dana dari Pengda. Dukungan orang tua yang solid membuat tim DIJ dapat tampil. “Hasilnya luar biasa. Kerja keras mereka patut diapresiasi. Karena me-reka bibit potensial DIJ di tahun akan datang,”ujarnya. Perjalanan tim putri hingga melaju ke final tidak mudah. Lawan-lawan tangguh mereka hadapi satu per satu. Di pertan-dingan awal, tim putri mampu main gemilang dengan menga-lahkan tuan rumah DKI Jakarta dengan skor tipis 71-70. Di game selanjutnya, tim putri DIJ dapat menumbangkan Banten, Jabar dan Sulawesi Selatan. Dan di semifinal, tim putri DIJ main habis-habisan dan menekuk Jawa Timur dengan skor 66-52. Di partai puncak, skuad asuhan Rinto dan Johan ini harus ber-hadapan kembali dengan tuan rumah. Faktor fisik dan kalah supporter, membuat tim putri DIJ harus berlapang dada be-rada di peringkat kedua. “Tapi mereka juga tetap fight dan tidak mau menyerah begitu saja,”ujar Manager Tim basket KU14 Andreas Candra Wibowo. Kobo. Tim putri DIJ juga berhasil mengantarkan pemainnya, Valencia Angelique (Ellen) men-jadi Top Scorrer Putri dengan rata-rata per game 35 poin. Ellen bersama Ainnayya Azzahra juga dipantau terus oleh Perbasi pu-sat. “Karena mereka sedang me-mantau atlet-atlet potensial yang akan diberangkatkan ke Children Olimpic di Rusia tahun ini,”ujarnya. (dya/din/ong)