JOGJA – Para orang tua perlu lebih mengawasi anak-anaknya. Hal itu setelah dua bocah yang masih duduk di kelas 4 dan 6 SD nekat mencuri motor lantaran ingin jalan-jalan dengan sepeda motor. Dua bocah yakni N, 11 dan I, 10, melakukan aksinya tanpa ada perencanaan. Namun karena kebetulan melihat se-peda motor yang terparkir di salah satu kos di Danu-rejan, Kota Jogja, tindakan pencurian itu lalu dilakukan. Kanit Reskrim Polsek Danurejan, Iptu Suwanto menjelaskan, peristiwa terjadi pada Minggu (31/1) dini hari lalu. N dan I mengambil motor milik Firda Melani yang terparkir tanpa pengawasan. Kebetulan beberapa hari sebelumnya kedua pelaku menemu-kan kunci motor korban yang tertinggal di motor. “Mereka pertamanya mengambil kuncinya saja, lalu setelah itu melihat motor itu diparkir, lalu ada niat untuk mengambil,” kata Suwanto kepada war-tawan di Polsek Danurejan, kemarin (2/2).Setelah puas jalan-jalan menggunakan motor, kedua-nya kemudian pergi ke taman parkir Abu Bakar Ali (ABA). Di sana mereka memarkir motor dan meninggalkan motor berserta kuncinya. “Dari pengakuannya, mereka semula ketakutan kalau mau mengembalikan. Akhirnya diputuskan untuk ditaruh di ABA. Di sana nanti ada temannya yang mau pinjam motor itu,” ungkapnya.Pagi harinya, pemilik motor yang kehilangan melapor ke polisi. Polisi pun mencari tahu saksi dan didapat seorang saksi yang mengenali I membawa motor milik korban. Polisi langsung bergegas mencari I. “Kami minta keterangan pada hari Senin setelah mereka pulang sekolah. Motor tersebut sudah hilang, tidak ada lagi di ABA. Keduanya juga tidak tahu sia-pa yang mengambil,” terangnya.Karena usia keduanya masih di bawah 12 tahun, polisi hanya bisa mengembalikan keduanya ke orang tua. “Kalau pelaku tidak bisa kita jerat karena usianya di bawah 12 tahun,” terangnya. (riz/laz/ong)