DWI AGUS/Radar Jogja
FRESH: Para penggawa Noura memiliki profesi sama, yakni muslimah model. Hobi bermusik menyatukan mereka.

JOGJA- Noura, grup vocal yang beranggotakan Sasa, Ussiy Fauziah, Nina Septiani, dan Laili Meutia ikut meramaikan blantika musik. Mengusung genre musik Hijabers Pop, grup yang dibentuk 2014 ini tidak hanya sekadar ingin bernyanyi. Mereka juga melakukan syiar Islam melalui syair musik.

“Dengan materi musik yang ringan, namun memiliki pesan yang dalam,” kata Sasa saat jumpa media di Indische Coffee Benteng Vredeburg, Minggu malam (31/1). Keempat penggawa Noura memiliki profesi sama, muslimah model. Hobi bermusik menyatukan mereka. Hingga akhirnya mereka dilirik oleh label musik Trinity Optima untuk mendirikan sebuah grup vocal.

Noura mengusung gaya bermusik yang ringan. Meski memiliki jati diri sebagai grup musik muslimah, mereka tidak ingin menggurui. Ini tercermin dari lirik-lirik lagu-lagu mereka yang bersifat general dan untuk semua generasi “Genre yang kami usung lebih fresh dan bisa dinikmati semua kalangan. Tidak hanya tentang cinta atau galau tapi juga bisa memotivasi,” kata Nina.

Saat ini Noura memiliki empat single yang telah dikenalkan. Salah satu single yang menjadi hits adalah Cinta Sekali Saja. Targetnya grup vocal ini ingin merampungkan mini album tahun ini. Album ini akan berisi lima hingga tujuh lagu.

Dipilihnya format mini album karena dianggap paling pas. Terlebih saat ini, kondisi music di Indonesia belum terlalu stabil. Sehingga strategi pengenalan lagu melalui mini album diharapkan mampu mendongkrak identitas musik mereka. “Sejak awal berdiri kami memilih mengenalkan diri secara bertahap. Kalau untuk off air biasanya ramai saat Ramadhan. Di luar itu itu kami tetap ada jadwal,” jelas Ussiy.

Single perdana Noura berjudul Kekasih Halalmu atau The Only One mendapat respons bagus. Terbukti jumlah penikmat di YouTube mencapai lebih dari 1 juta viewers. Selain itu ada pula lagu remake karya band Ungu yang berjudul Andai Ku Tahu.

Menurut Lalili, lagu Cinta Sekali Saja karya dari Frans Maynard Simanjutak yang bercerita tentang mencintai seseorang yang sejatinya hanya mencintai sekali seumur hidup. “Lagu ini menjawab single kami Kekasih Halalmu, yang menemukan cinta satu kali dalam hidup,”kata Lalili. (dwi/din/ong)