Adidaya Permana/Radar Jogja
MEGAH: Presiden Joko Widodo saat di Candi Borobudur, Jumat (29/1). Pengamanan terhadap candi Budhha terbesar di dunia itu terus diperketat. Kemarin, dua pengunjung diamankan polisi karena membawa peralatan pertukangan ke area candi.

Bawa Peralatan Pertukangan, Dua Pengunjung Diamankan

Pengamanan terhadap Candi Borobudur terus diperketat. Terutama sejak terjadi teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta, 14 Januari. Menjelang kedatangan Presiden Jokowi Jumat lalu dan kedatangan PM Hongaria Viktor Orban kemarin, pengamanan terhadap objek wisata dunia ini lebih ketat lagi.

ADIDAYA PERMANA, Magelang

Petugas dari Kepolisian Resort Magelang mengamankan dua pengunjung Candi Borobudur kemarin siang. Keduanya diamankan di pintu masuk candi karena membawa barang-barang terlarang untuk ke area wisata. Upaya pengamanan ini dilakukan sebelum kunjungan PM Hongaria Viktor Orban.

Kepala Divisi Administrasi Keuangan PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Aryono Hendro M membenarkan adanya dua orang pengunjung yang diamankan. Namun polisi yang memproses pengunjung tersebut.

“Iya, tadi ada yang diamankan. Tapi proses selanjutnya ada di Polres Magelang. Dugaan mengarah ke mana, masih menunggu proses,” ujarnya kemarin.

Dia mengatakan, saat diamankan dirinya sempat melihat sejumlah alat dalam tas yang menurutnya adalah peralatan pertukangan. Alat-alat tersebut dilarang untuk dibawa masuk ke kawasan Candi Borobudur. Barang-barang berbahaya dan terbuat dari logam memang tidak boleh dibawa masuk area candi.

“Termasuk juga spidol yang dikhawatirkan digunakan untuk mencoret-coret batuan candi. Pengunjung hanya diperbolehkan naik membawa minuman,” terangnya.

Usai dua pengunjung diamankan, prosedur pengamanan di kawasan candi masih tetap dilakukan seperti biasanya. Semua pengunjung menjalani pemeriksaan barang bawaan di pintu masuk utama atau main gate.

“Prosedur tetap seperti biasa. Semua pengunjung diperiksa barang bawaannya, baik ada tamu kenegaraan maupun tidak,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua orang yang diamankan itu merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat. Yakni Dadang Ramdan, 34, dan Hevi Supriyatna Bagas, 33. Mereka datang ke Candi Borobudur mengendarai mobil Xenia nopol D 667 BM sekitar pukul 11.30.

Kasat Pam Obvit Polres Magelang AKP Sukendro mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan barang bawaan di pintu main gate, petugas mendapati sejumlah barang berbahaya di dalam salah satu tas. Barang itu terdiri atas beberapa jenis.

“Isinya, antara lain, tang besar, tang kecil, NCB, cutter, baterai 9 volt, mercon mainan, obeng, baut, dan lainnya,” jelas Sukendro.

Menurutnya, dari pengakuan kedua pengunjung tersebut alat-alat yang dibawa adalah alat pertukangan. Mereka juga mengaku baru saja mengikuti acara konser di Jogjakarta.

“Alasannya, mereka lupa dan membawa alat-alat itu ke candi. Sementara masih kita lakukan pemeriksaan di pos keamanan,” tambah Sukendro. (laz/ong)