JIKA anda datang ke Jerman, coba menyempatkan diri menuju Kota Wuppertal. Anda akan mendapati kondisi jalan-jalan yang sempit dan padat namun berliku dan tidak datar, ada yang menanjak, turun, dan juga berkelok.

Agar lebih mudah dilalui dan tidak mengganggu sistem transportasi lainnya, Schwebebahn Wuppertaler inilah solusinya. Menggantung di atas rel dan berlari dengan kecepatan 60 km per jam dengan lintasan sebagian besar adalah sungai.

Schwebebahn Wuppertaler ini akan membawa anda sejauh 13,3 km kurang lebih dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 45 menit. Ada 20 terminal pemberhentian yang akan anda singgahi setiap 700 meter berjalan.

Bagaimana rasanya? Tentu saja seperti naik kereta gantung yang sesekali terbawa angin hingga bergoyang kesana-kemari. Tapi tentunya, Schwebebahn Wuppertaler ini transportasi yang layak dicoba terutama bagi anda wisatawan.

Dari atas sini, gambaran kota Wuppertal akan terlihat lebih mudah ditambah memang pemandangan Wuppertal yang masih alami menjadi salah satu kenikmatan tersendiri.

Kereta Schwebebahn Wuppertaler saat ini bukan hanya menjadi trasnportasi publik masyarakat Wuppertal, tapi juga sebagai transportasi para wisatawan yang mengunjungi kota ini. Bukan hanya keunikan bentuknya saja, tapi juga cerita dan sejarah unik yang bisa anda dapatkan.

Penuh dengan cerita mulai dari bagaimana mereka tetap beroperasi di masa Perang Dunia I, hancur total di masa Perang Dunia II, hingga bangkit lagi dan insiden lucu lain seperti seekor anak gajah milik sirkus yang mengamuk di dalam kereta ini dan lalu menjatuhkan diri ke sungai tapi tetap selamat.

Semuanya bisa anda coba, dengan tarif sekitar EUR 1,82 atau sekitar Rp 25.000. Kereta ini mampu mengangkut 75.000 orang setiap harinya dan memiliki masa perawatan secara periodik untuk keamanan.

Jadi, tertarik untuk mencoba menaiki trasportasi umum yang satu ini? (kev/iwa/ong)