JOGJA – Suasana berbeda terlihat di Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama Kota Jogja, beberapa hari terakhir. Halaman depan museum biasanya kosong dan dijadikan lokasi parkir pengunjung. Namun, saat ini dipenuhi sejumlah patung berjenis realis. Di antaranya, patung para mantan Presiden RI dari Ir Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono.

Memang, ini menjadi trik pengelola museum untuk lebih mengenalkan para mantan presiden pada masyarakat. Terutama generasi muda. Dengan cara begitu, diharapkan lebih mengenal para mantan presiden. Tidak hanya itu, masyarakat juga lebih menghargai dan meneladani perjuangan dan ketokohan mereka.

“Pameran dimulai 3 Februari 2016 hingga 10 hari ke depan. Kami pamerkan enam patung presiden RI dan ada pahlawan lain. Seperti Ahmad Yani, Hasanudin, dan Sisingamangaraja,” kata Kolonel CAC Nurwasis Kabalagmusmon Pusat TNI AD kepada Radar Jogja, kemarin (4/2).

Sebelumnya, patung setinggi 2,4 meter dengan berat 90 kilogram ini dibuat pematung kenamaan asal Jogja bernama Yusman atas pesanan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Keberadaan patung-patung ini mampu menarik perhatian warga. Karena setiap mantan presiden ditampilkan dengan ciri khasnya masing-masing.

“Saya berpikir hasil karya ini lebih menarik kalau dipajang di depan. Benar saja, banyak yang tertarik untuk melihat dan berfoto,” imbuhnya.

Tak hanya patung para mantan presiden, di lokasi ini para pengunjung bisa menyaksikan berbagai patung lain. Seperti patung pahlawan revolusi, pahlawan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Di dalam museum, pengunjung bisa menyaksikan patung-patung pahlawan seperti Jendral Sudirman, Urip Sumoharjo, I Gusti Ngurah Rai, dan masih banyak lagi,” paparnya.

Ia berharap, dengan koleksi yang dipamerkan tersebut, mengingatkan kembali sejarah bangsa.

“Termasuk militansi mereka. Kami berharap semangat bangsa tidak luntur dan nasionalisme lebih meningkat,” katanya.(riz/hes/ong)