08- Berita foto A

GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
MERIAH: Lampion-lampion menghiasi sekitar gapura jalan masuk ke Kampung Ketandan yang berseberangan dengan kawasan Malioboro, Jogjakarta, Kamis (4/2).
 
JOGJA – Kemeriahan Imlek sudah terasa di sudut-sudut Kota Jogja. Berbagai macam ritual dan persiapan sudah dilakukan. Salah satunya di Kampung Ketandan. Di kampung tersebut, sudah terpasang lampion-lampion warna merah untuk memeriahkan perayaan Imlek. Di samping itu, lampion menjadi simbol pengharapan di tahun yang akan datang, agar diwarnai dengan rezeki, keberuntungan, dan kebahagiaan.

Pemasangan lampion dilakukan pada Kamis dini hari (4/2) sekitar pukul 01.00 di kawasan Kampung Ketanda. Sekitar 180 lampion dipasang untuk menerangi malam tahun baru nanti.

Pemasangan lampion ini terbilang singkat. Sebelum pagi, semua lampion sudah terpasang.

“Supaya tidak mengganggu lalu lintas kendaraan. Jadi kami pasang saat malam,” ungkap Jumadi, pelaksana pemasangan lampion.

Menurut Jumadi, biasanya lampion-lampion ini baru dipasang tiga hari sebelum hari H. Namun, tahun ini dipasang lebih awal.

“Pemasangan lampion-lampion di prakarsai Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC) atau Pusat Seni dan Budaya Tionghoa Yogyakarta atau PSBTY,” imbuh Jumadi. (mg2/ila/hes/ong)