MUNGKID – SMPN 2 Mertoyudan berkomitmen mewujudkan misi sebagai sekolah alam. Salah satunya, mengajarkan siswa untuk mengenali lingkungan dengan kegiatan tanam pohon. Bibit tanaman yang dipilih merupakan jenis endemik di Indonesia. Diantaranya, duku, kepel, dan manggis.

“Tujuan kami menjadikan SMPN 2 sebagai sekolah adiwiyata,” ujar Kepala Sekolah SMPN 2 Mertoyudan Aziz Amin Mujahidin kemarin (5/2).

Selain tanam pohon, semua elemen sekolah dilibatkan dalam aksi gotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah tidak sendirian. Aparat dari Koramil dan Polsek Mertoyudan turut menyukseskan program tersebut.
Camat Mertoyudan Wisnu Harjanto mendorong sekolah-sekolah di wilayahnya agar memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian. Wisnu meminta tiap sekolah membuat taman sekolah dan kebun sayuran.

“Daripada menganggur, lahan sekolah lebih baik ditanami sayuran dan dibuat taman,” imbaunya.
Menurut Wisnu, kegiatan tanam pohon di sekolah termasuk pembelajaran positif bagi siswa.(ady/yog/ong)