Ilustrasi
MUNGKID – Jumlah sekolah penyelenggara ujian nasional berbasis komputer di Kabupaten Magelang meningkat. Untuk tingkat SMP yang mengikuti ujian berbasis komputer baru di satu sekolah. Di tingkat SMA lima, dan 18 untuk SMK. “Jumlah ini naik dibanding tahun sebelumnya yang hanya ada 8 SMK,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magelang Eko Triyono.

Menruut Eko, jumlah sekolah penyelenggara ujian nasional (unas) dan ujian sekolah untuk tahun 2015/2016, tingkat sekolah dasar (SD) ada 604 sekolah. Kemudian 310 madrasah ibtidaiyah (MI), 126 SMP, 71 MTS, 35 SMA, 18 MA, dan 44 SMK.

Adapun jadwal pelaksanaan unas dna ujian sekolah tahun 2015/2016, dilaksanakan April dan Mei nanti. “Paket A ada 17 warga belajar, paket B ada 376 warga belajar, dan Paket C sebanyak 481 warga belajar,” imbuhnya.

Adapun jumlah peserta unas tahun 2015/2016 untuk SD/MI sebanyak 19.637 siswa. Sedangkan unas SMP/MTS sebanyak 16.937 siswa, SMA/MA 4.979 siswa, dan 5.202 siswa SMK. “Peringkat hasil unas dan ujian sekolah tahun lalu, dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah, Kabupaten Magelang diperingkat 10. Sedangkan SMP diperingkat 5, dan SMA peringkat 16,” katanya.

Khusus SMPN 1 Muntilan, SMPN 1 Salaman, SMA Taruna Nusantara, diberi penghargaan secara langsung oleh Kemendikbud atas integritasnya yang tinggi dalam penyelenggaran unas.

Bahkan, tingkat kejujuran penyelenggaran unas tahun lalu di Kabupaten magelang masuk 50 besar kabupaten/kota terjujur se-Indonesia.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mendorong jajaran Disdikpora Kabupaten Magelang, khususnya para kepala sekolah mewujudkan tri sukses penyelengaraan unas dan ujian sekolah. Sukses itu meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan sukses hasil.

Ia juga minta para guru lebih fokus memberikan layanan pendidikan, agar siswa lebih siap menghadapi ujian. Pihaknya juga minta mereka bekerja lebih profesional lagi, sehingga melahirkan siswa-siswa yang berkualitas. “Yang sudah tercapai tahun lalu, pertahankan syukur ditingkatkan lagi,” katanya.

Plt Sekda Kabupaten Magelang Agung Trijaya saat membuka sosialisasi unas dan ujian sekolah/madrasah Disdikpora dan Kemenag Kabupaten Magelang di GOR Gemilang menyampaikan, sekolah diharapkan melahirkan generasi Kabupaten Magelang yang kompeten dan bermartabat. Selain itu, mampu berkompetisi untuk mendapatkan sekolah yang dicita-citakan pada jenjang berikutnya.

Pemkab Magelang menetapkan pendidikan sebagai salah satu prioritas utama mewujudkan visi Kabupaten Magelang yang dituangkan dalam RPJMD tahun 2014-2019. “Mewujudkan Kabupaten Magelang yang semakin sejahtera, maju, dan amanah,” katanya.(ady/hes/din/ong)