SLEMAN – Upaya warga Desa Nogotirto menuntut mundur Kepala Desa Faizin menemui jalan buntu. Sebagaimana diketahui, petisi yang disampaikan warga kepada Faizin justru menuai ancaman gugatan hukum, atas tindakan pencemaran nama baik.

Karena itu, warga yang mengatasnamakan Forum Warga Nogotirto (FWN) mengadu ke DPRD Sleman kemarin (5/2). Mereka berharap, wakil rakyat di gedung parlemen bisa menyelesaikan persoalan tersebut. Setidaknya, memfasilitasi desakan warga agar Faizin mundur dari jabatan kepala desa.

Ketua FWN Dahyanto menuding Faizin telah melakukan tindakan amoral karena menikah siri dengan seorang perempuan berinisial Em. Warga menduga, pernikahan dilakukan karena terjadi “kecelakaan” hamil di luar nikah. “Tindakan kades membuat warga resah,” katanya.

Menurutnya, kabar hubungan gelap antara Faizin dengan perempuan asal Kwarasan, Nogotirtomencuat sejak Oktober 2015. Warga yang mendengar segera membahasnya dalam setiap rapat RT/RW.

“Kami telah cek ke orang tua Em. Memang ada nikah siri,” bebernya. Hal itulah yang mendorong warga membuat petisi yang berisi desakan mundur bagi Faizin.

“Setelah memberikan petisi, kami malah diintimidasi dan mengancam akan menuntut warga,” jelasnya.

Ketua Komisi A Hendrawan Astono menyatakan tak punya kapasitas untuk mencabut jabatan kepala desa. Hal itu menjadi kewenangan pemerintah daerah. “Penilaian kades oleh pemkab,” kata politikus PKS itu.

Laporan warga atas kasus tersebut juga telah sampai ke meja Penjabat Bupati Gatot Saptadi. Orang nomor satu di Sleman itu telah menindaklanjutinya dengan melimpahkan kewenangan kepada Inspektorat Daerah. “Biar nanti inspektorat yang mengurus. Hasilnya seperti apa tentunya akan menjadi kewenangan lembaga itu,” jelasnya. Sekadar diketahui, jabatan kepala desa sama kedudukannya dalam aturan pernikahan bagi pegawai negeri sipil, yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi PNS. Terkait hal itu, pernikahan siri termasuk perbuatan yang tidak diakui oleh hukum tata negara dan pemerintah.(bhn/yog/ong)