Hendri Utomo/Radar Jogja
PEMBEKALAN: Anggota Polres Kulonprogo mengikuti pembekalan dalam Apel Gelar Pasukan Rencananya Kontingensi Aman Nusa II 2016 di lapangan Pagerharjo, Samigaluh.

 
KULONPROGO – Sebanyak 200 anggota Polres Kulonprogo mendapat pembekalan manajemen peralatan dan pemahaman tentang penanganan bencana. Pembekalan itu dilakukan di sela Apel Gelar Pasukan Rencananya Kontingensi Aman Nusa II 2016 di lapangan Pagerharjo, Samigaluh, kemarin (11/2).

“Melalui apel ini, kami ingin mengecek kesiapsiagaan personel, sarpras, dan kemampuan anggota menangani bencana,” kata Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djunaidi.

Ia meneruskan, lapangan Pagerharjo dipilih, karena jadi salah satu wilayah rawan bencana di Kulonprogo. Dalam pembelakan tersebut, setiap personel diminta memperagakan penanganan dan kemampuan mengoperasikan peralatan yang dimiliki.

Dengan begitu, setiap ada bencana, petugas bisa langsung terjun ke lapangan dengan perhitungan yang tepat. Yakni, apakah cukup ditangani polsek, polres, atau perlu meminta bantuan Polda DIJ. “Ada jenjang penanganan yang telah disiapkan,” jelasnya.

Koordinator Tim Siaga Bencana Desa Pagerharjo Supriyanto menambahkan, di setiap pedukuhan sudah ada personel yang disiapkan untuk siaga bencana. Ketika ada musibah bencana, baik tanah longsor, banjir, atau pohon tumbang, anggota siap di lapangan dan tahu apa yang harus dilakukan.

“Bahkan peralatan juga ada di setiap pedukuhan. Sudah dua tahun ini, kami memiliki tim siaga bencana. Tim bekerja di bawah kendali kepala desa. Mereka juga siap koordinasi lintas instansi dalam penanganan bencana,” imbuhnya. (tom/hes/ong)