JOGJA – Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setprov DIJ sudah menerima radiogram dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait waktu pelantikan bupati-wakil bupati serta wali kota-wakil wali kota, dilakukan se-rentak pada 17 Februari 2015. Namun di DIJ, baru disebutkan untuk Bantul dan Gunungkidul saja. Kepala Biro Tapem setprov DIJ Benny Suharsono mengatakan, dalam radiogram memang hanya menyebutkan Bantul dan Gunungkidul, tapi pihaknya juga mengusulkan Sleman untuk dilantik bersamaan 17 Februari nanti. “Tiga wilayah, Bantul, Gunungkidul dan Sleman kan sama-sama habisnya, maka kami usulkan ber-samaan,” ujar Benny saat dihubungi kemarin (12/2).

Menurutnya, usulan tersebut belum mendapat respons dari Kemendagri. Pihaknya masih me-nunggu konfirmasi dari pusat. Benny berharap tiga kabupaten itu bisa melakukan pelantikan bersamaan di Bangsal Kepatihan, Jogja. “Ya ini tiga-tiganya masih nunggu,” ungkapnya.Terkait isu yang muncul untuk pelantikan bupati-wakil bupati Sleman terpilih, seperti kemungkinan hanya dilantik bupati saja, Benny membantahnya. Menurut dia, sesuai dengan ketentuan, pencalonan merupakan pasangan bupati dan wakil bupati. “Kalau bupati dilantik dulu, wakilnya belakangan, masa kerjanya bisa beda-beda. Tetap dilantik bersama,” tegasnya. (pra/laz/ong)