Rizal SN/Radar Jogja

KETEMU: Yamaha Vega berpelat AE 3933 EN ini hampir dua tahun tidak diambil pemiliknya, di parkiran Terminal Giwangan.
 

JOGJA – Pengelola parkir Terminal Giwangan sisi utara kini bisa sedikit lega. Upayanya memposting ke media sosial soal motor yang telah terparkir lebih dari 1,5 tahun tanpa diketahui siapa pemiliknya, membuahkan hasil.

Pemilik Yamaha Vega dengan nomor polisi AE 3933 EN yang tercatat berada di parkiran sejak 2 Agustus 2014 lalu itu ternyata milik Suparti, warga Madiun. Pengusaha mi ayam dan bakso itu mengaku segera ke Jogja untuk mengurusnya.

Menurut keterangan, motor itu dulu dipakai adiknya saat kuliah di Jogja. Adiknya pernah bilang motornya sempat agak rewel sehingga dititipkan di terminal begitu saja, saat mau pulang ke Madiun. Tapi entah bagaimana motor itu bisa tidak diambil oleh adiknya.

Soal motor misterius ini berawal dari kebingungan Aceng, Kurnia, pengelola parkir Terminal Giwangan sisi utara. Ia sempat kehabisan akal karena ada motor yang telah terparkir hampir dua tahun dan tidak diketahui siapa pemiliknya.

Ia sebenarnya sudah menghubungi polisi terkait kendaraan yang lama tidak diambil pemiliknya itu. Karena tidak ada penyelesaian dari pihak kepolisian, akhirnya ia memposting sepeda motor itu ke media sosial.

“Kalau sampai tahunan kayak gini, memang baru yang pertama. Dulu ada yang paling lama tiga bulan tidak diambil. Ternyata yang punya kecelakaan lalu ia tidak bisa ngabari. Tapi kalau yang ini memang belum ngabari sama sekali, saya juga bingung,” ujarnya (12/2).

Aceng mengaku jika ada pihak yang ingin mengambil motor ini harus dapat menujukkan identitas kepemilikan motor tersebut. Jika memang dapat menujukkan, maka ia akan melepaskannya. Namun jika belum, ia akan menahannya sampai pemilik yang benar datang mengambilnya.

Selain itu, pemilik juga harus membayar tarif parkir inap selama 1,5 tahun. Namun mengenai hal itu bisa dinegosiasikan. Termasuk juga biaya perawatannya. Sebab anak buahnya sudah merawat motor itu dengan memberi bensin untuk memanasi agar motor bisa berjalan.

“Parkir menginap semalam dulu Rp 3 ribu. Tapi bisa nego, dulu ada yang sampai Rp. 400 ribu juga bisa dinego,” ungkapnya. (riz/laz/ong)