KULONPROGO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap memprioritaskan petahana dalam Pilkada 2017. Kendati begitu, tidak menutup kemungkinan muncul nama lain selain Hasto Warodo (Bupati Kulonprogo) dan Imam Priyono (Wakil Wali Kota Jogja).

Pernyataan ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI P DIJ Bambang Praswanto usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP DIJ di Hotel King’s, Wates, Kulonprogo, Sabtu (13/2). Menurut Bambang, kecenderungan mengangkat petahana memang tercantum dalam peraturan partai.

“Kami memberikan prioritas pada incumbent untuk maju kembali. Untuk Kulonprogo, saya kira ada kemungkinan akan mengusung Pak Hasto Wardoyo,” tegas Bambang.

Ditambahkan Bambang, PDIP bertekad memenangkan Pilkada 2017. Baik di Kota Jogja maupun Kulonprogo. Karena itu, PDIP wajib memperhitungkan kualitas calon. Pihaknya juga akan menyusun strategi yang lebih baik dibanding saat menghadapi Pilkada 2015.

Nantinya, calon kepala daerah tetap mengikuti mekanisme partai. Salah satunya tetap melalui penjaringan bakal calon dengan dukungan dari dewan pimpinan cabang (DPC), pimpinan anak cabang (PAC). Bahkan hingga tingkat anak ranting.

“Kami berencana melakukan konsolidasi internal partai untuk meningkatkan kekuatan dan semangat untuk memenangkan Pilkada 2017 maupun pemilihan legislatif (pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Daya perolehan suara bakal digenjot melalui berbagai program yang berorientasi menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Bambang memaparkan, ada beberapa poin lain yang disepakati dalam rakerda. Di antaranya, kendati PDIP mendukung pemerintahan Jokowi sepenuhnya, kritik dan saran membangun tetap akan diberi porsi demi mempercepat proses pembangunan.

“Kami juga mendungkung Sri Pakualam X segera ditetapkan sebagai Wakil Gubernur DIJ,” imbuhnya.

Tekait megaproyek di Kulonprogo, PDIP juga bakal memberikan dukungan, jika pembangunan tersebut menjamin peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat, serta mendukung perkembangan UMKM di Kulonprogo dan DIJ.

Bupati Hasto menyatakan, mendukung dan melaksanakan kebijakan hasil rakerda. Termasuk upaya pemenangan Pilkada 2017 di Kota Jogja dan Kulonprogo. Namun, Hasto tak ingin berkomentar banyak soal posisinya nanti, apakah dicalonkan sebagai bupati lagi atau tidak.

“Semua kader memiliki kesempatan dan hak yang sama menjadi pemimpin. Kalau ini masih terlalu dini saya menjawabnya. Karena ada mekanisme partai dan harus dihormati seluruh kader,” tegas Hasto.(tom/hes/ong)