SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA
LAWAN MIRAS: Polres Sleman memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis, Selasa (16/2).
 

SLEMAN – Polres Sleman memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis, Selasa (16/2). Miras tersebut merupakan hasil sitaan selama Operasi Narkoba Progo 2016.

Pemusnahan dilakukan dengan dilindas dan dihancurkan dengan menggunakan alat berat di halaman Mapolres Sleman.

Kapolres Sleman AKBP Yulianto mengatakan, miras yang dimusnahkan adalah hasil sitaan polisi beberapa bulan terakhir. Termasuk juga dari hasil operasi akhir tahun 2015 lalu. “Ada sekitar sembilan ribu botol,” katanya kepada wartawan di Mapolres Sleman seusai pemusnahan.

Selain miras ilegal, turut dimusnahkan pula beberapa liter miras oplosan. Sedangkan sebagian kecilnya masih akan digunakan untuk kepentingan proses hukum di pengadilan.

Yulianto mengatakan, peredaran miras di DIJ sudah cukup mengkhawatirkan. Dengan minum berlebihan akan hilang kesadaran, sehingga apapun yang dilakukan akan menyebabkan hal negatif. “Berkelahi, tawuran, mencuri, dan tindakan kriminal lainnya,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya menyatakan perang terhadap miras. Tindakan nyatanya dengan memerintahkan jajaran polsek dibawahnya untuk juga gencar melakukan operasi. Dengan hak itu diharapkan tidak ada lagi korban berjatuhan akibat miras oplosan.

Sementara itu, dari hasil laboratorium forensik Semarang diketahui dalam barang bukti oplosan yang disita dari tersangka Sasongko terdapat kandungan methanol 37 persen. Kadar tersebut sangat membahayakan bagi kesehatan.

“Hasil labfor seperti itu. Kalau menurut keterangan tersangka dari alkohol 96 persen dicampur air, itu yang kemungkinan menjadi methano,” katanya.

Sebelumnya, dokter forensik UGM dr Lipur Riyaningtyas mengatakan, kandungan methanol yang masuk ke dalam darah menyebabkan kebutaan hingga kematian. Jika dalam darah terdapat kandungan methanol sebesar 30 hingga 100 mg persen, maka akan menyebabkan kematian. Sedangkan methanol dalam kadar 15 mg akan mengakibatkan kebutaan. “Methanol menekan sistem saraf pusat ke pernapasan,” ungkapnya. (riz/ila/ong)