DWI AGUS/RADAR JOGJA
KAMTIES: Suasana peluncuran album ke tujuh Endank Soekamti di Concert Hall TBY. Ketiga personel band ini justru menjadi pemandu acara. Sedangkan musik-musik mereka dibawakan oleh musisi jazz binaan Euforia Record.

Kemasan Boxset, Lebih dari 3.000 Pemesanan saat Pre Order

Janji Endank Soekamti untuk merilis album terbaru mereka Soekamti Day dengan cara yang tak biasa akhirnya terwujud. Bahkan seremonial peluncuran album ke tujuh ini disiarkan secara streaming melalui kanal pribadi milik Endank Soekamti.

DWI AGUS, Jogja

SOEKAMTI day terbukti menjadi album yang paling dinanti oleh para penggemarnya. Hadir dalam kemasan boxset, album ini sudah pre order lebih dari 3.000 buah. Uniknya lagi, tiap boxset memiliki kode series, sehingga setiap pemilik album memiliki kode yang berbeda.

Dalam boxset Soekamti Day tidak hanya berisi CD terbaru band ini, adapula DVD film dokumenter pembuatan album, T-shirt, gelang, sertifikat. Serta, yang paling baru, edisi perdana komik serial Soekamti Day. Komik yang bercerita tentang tiga sosok pahlawan ini akan rutin diedarkan.

“Edisi lengkap dari film yang selalu kita upload selama proses perekamanan di Gili Sundak. Melihat proses pembuatan Soekamti Day secara lebih dekat,” ujar Erix Soekamti.

Bertempat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY), ketiga dedengkot band ini Erix, Dory, dan Ari menjadi pemandu peluncuran album ke tujuh mereka, Selasa malam (16/2) lalu. Ya, dalam kesempatan ini Endank Soekamti tidak tampil sebagai musisi. Ketiga personel justru menjadi pemandu acara. Sedangkan musik-musik dari Endank Soekamti dibawakan oleh musisi jazz binaan Euforia Record, Jalu TP.

“Endank Soekamti tidak hanya Erix, Dory, dan Ari tapi seluruh pendukung adalah keluarga kami. Para Kamtis Family yang selalu hadir dimana saja kami tampil. Mereka adalah salah satu alasan album Soekamti Day lahir,” kata Erix.

Kamties, sebutan untuk fans, memenuhi Concert Hall malam itu. Bahkan kanal televisi pribadi milik Endank Soekamti juga dikunjungi lebih dari 60 ribu viewers selama penyiaran secara streaming.

Erix mengungkapkan, album ke tujuh ini mengemas 17 lagu terbaru Endank Soekamti. Keseluruhan proses rekaman dilakukan di Pulau Gili Sundak Nusa Tenggara Barat pada pertengahan 2015. Sehingga lagu yang dihadirkan memiliki nuansa yang berbeda dari album-album terdahulu.

Album ini menjadi album kedua Endank Soekamti yang dikemas secara boxset. Sebelumnya ada album Angka 8 yang dirilis 2012. Untuk penjualan, Endank Soekamti menerapkan strategi yang sama di album sebelumnya.

Erix menjelaskan, untuk distribusi Endank Soekamti membuka agen Soekamti Day yang dijalankan oleh para Kamties. “Jadi teman-teman Kamtis bertindak sebagai reseller independen. Untuk pembelian juga bisa melalui www.belialbumfisik.com,” jelas Erix. (ila/ong)