KULONPROGO – Nasib nahas dialami Suharyati, 50, warga Desa Jenar, Kecamatan Purwodadi, Purworejo. Ia menjadi korban penipuan dengan modus gendam. Uang tunai berikut perhiasan dan laptop, serta surat penting raib dibawa pelaku.

Kejadian bermula, saat korban yang juga PNS ini berbelanja di Pasar Bendungan, Wates, Kulonprogo. Usai berbelanja dan keluar dari pasar, korban didatangi pria yang menanyakan Jalan WR Supratman. Korban menunjukkan arah menuju ke Kota Wates.

Saat bersamaan, datang satu rekan pelaku, yang juga seorang pria. Ia bertanya pada korban, seperti ada masalah kesehatan. Suharyati merespons dengan menjawab benar. ia diajak korban ke mobil pelaku yang diparkir di depan SD 5 Bendungan.

Di dalam mobil, pelaku mengatakan memiliki batu akik jenis Merah Delima yang memiliki khasiat bisa menyembuhkan penyakit korban. Syaratanya mudah, korban cukup membeli telur ayam, jeruk nipis, dan air mineral untuk memindah penyakit korban.

Mendengar saran tersebut, korban mengikuti saran dan kembali ke pasar membeli persyaratan yang dikatakan pelaku. Saat kembali ke depan SD, korban tak berhasil menemui pelaku. Mobil pelaku juga tidak ada.

Korban tersadar menjadi korban penipuan. Selain uang tunai Rp 2,2 juta, korban juga kehilangan kalung berikut liontin seberat 10 gram, KTP, buku tabungan, kartu ATM, maupun STNK sepeda motornya.

Kabag Humas Polres Kulonprogo AKP Heru Meiyanto membenarkan, adanya tindak pidana penipuan dengan modus gendam. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Wates dan Satreskrim Polres Kulonprogo.

“Sejumlah personel tengah bergerak melakukan penyelidikan di lapangan,” kata Heru.(tom/hes/ong)