JOGJA-Pertemuan manajer tim Pra-PON sepak bola Sabtu (20/2) berbuah kabar baik. Akhirnya, keberadaan pemain profesional di tim Pra-PON sepak bola DIJ tidak lagi dipersoalan. Alasannya, setiap daerah diperbolehkan menurunkan pemain yang berstatus profesional.

Penanggung jawab Tim Pra-PON Sepak Bola DIJ Ediyanto mengatakan, selain pemain profesional boleh dimainkan, pertemuan tersebut juga menyepakati bahwa pemain profesional yang didaftarkan dibatasi maksimal lima orang. Ini sebagai solusi dan jalan tengah. “Dan setiap kali bertanding hanya boleh menurunkan tiga orang,”ujar yang juga Direktur Kompetisi dan Pertandingan Asprov PSSI DIJ ini.

Ediyanto mengatakan, dengan hasil keputusan tersebut, 23 pemain DIJ yang sudah direkrut sudah didaftarkan semuanya. Termasuk lima pemain yang terakhir bergabung dengan tim profesional seperti Hendika Arga, Sadam Sudarma, Sunni Hizbullah, Martinus Novrianto, dan Dinan Yahdan Javier.

Karena itu, pihaknya segera menindaklanjuti dengan upaya pengumpulan pemain. Direncanakan, Senin (22/2) manajemen Pra PON akan melakukan pertemuan resmi dengan jajaran pelatih yang dipimpin Seto Nurdiyantara. “Target minggu depan pemain sudah bisa dikumpulkan lagi, karena jadwal pertandingan dan teknis lain tidak ada perubahan,”tambahnya.

Ditambahkan, pada Pra-PON sepak bola yang akan digelar Maret mendatang, DIJ tergabung dalam grup II bersama dengan tim-tim dari Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten. Kondisi tersebut tidak berubah sama sekali atau masih sama dengan ketentuan yang berlaku setiap kali digelar Pra-PON.

Untuk pertandingan pertama, dijadwalkan DIJ akan langsung berhadapan dengan tim berat yakni Jawa Timur.

Manajer Tim Pra PON Sepak Bola DIJ Goetoyo berharap tim bisa segara menjalankan langkah-langkah persiapan. Mengingat sisa waktu yang ada sangat pendek. Sedangkan dari hasil ujicoba terakhir yang dilakukan tim DIJ masih membutuhkan banyak pembenahan.

“Kalau masalah pemain profesional, PSSI kan dibekukan. Sehingga seharusnya itu tidak ada masalah. Karena PSSI juga tidak mungkin memberikan daftar pemain profesional yang ada saat ini,”ujarnya.(dya/din/ong)