Menggeluti olahraga panjat tebing bukan sebuah kesengajaan bagi atlet spesialisasi di nomor speed track ini. Diajak ikut mencoba, kemudian diikutsertakan dalam kejuaraan dan akhirnya menang. Hal ini membuat Fitri semakin cinta dengan olahraga yang masih tergolong ekstrim ini. Bahkan begitu merampungkan bangku kuliah di Fakultas Hukum UGM, Fitri justru memutuskan untuk fokus di panjat tebing.

“Tahun 2010 aku lulus kuliah, terus aku fokus ke panjat tebing. Ikut kejurnas umum dapat peringkat satu setelah itu dipanggil ke Pelatnas untuk ikut SEA games 2011,” jelasnya.

Tangga demi tangga prestasi pun diraih. Tetap fokus pada panjat tebing, Fitri juga bisa menyeimbangkan hidup dan keinginannya untuk melanjutkan S2. Dengan niat, dirinya pun berhasil menyelesaikan kuliah S2 Ketahanan Nasional di Sekolah Pasca Sarjana UGM.

Berbekal gelar S2, Fitri masih memutuskan untuk menekuni panjat tebing. Meski sebenarnya, dirinya juga memiliki keinginan untuk mencari pekerjaan. Namun karena kondisi dirinya yang harus mempersiapkan menuju PON secara mandiri, maka keinginan tersebut ditunda.

“Sebenarnya dari segi usia aku mau fokus ke hal lain, seperti bekerja dan fokus ke keluarga. Tapi alhamdullilah, suami justru mendukung aku sepenuhnya untuk merampungkan PON ini,” papar istri dari Sepdes Delem Sinaga ini.

Dukungan dari sang suami inilah yang membuatnya memiliki ekstra semangat untuk menjalani program latihan dari hari ke hari. Selagi dirinya mampu, Fitri akan mendedikasikan pada dunia panjat tebing Jogjakarta. Apalagi pada nomor speed putri regenerasi tidak semulus nomor lain, seperti boulder dan lead.

Persiapan mandiri menuju PON 2016 ini juga tidak terlepas dari soal dana. Bersama senior dan pengda, tim panjat tebing sedang mengusahakan untuk mencari sponsor dan juga donatur.

“Kalau terpaksa harus biasa sendiri, itu dipikir nanti saja. Yang penting sekarang kita sedang usaha cari-cari sponsor, produk pun tidak apa-apa, kita juga akan terima. Terpenting, dukungan masyarakat Jogjakarta terus diberikan untuk kita,” tandasnya. (dya/dem/ong)