Khanza Dewi
Duta Mahasiswa DI Jogjakarta
TERKADANG, ujian nasional (unas) bagi sebagian pelajar menjadi momok menakutkan. Menjelang unas, mereka menjadi sulit tidur, jantung berdegup kencang dan nggak nafsu makan. Ciri-ciri tersebut menandakan kamu diserang stress syndrome sebelum unas.

Konsentrasi pikiran akan tersita menghadapi unas nanti. Dalam sisa-sisa waktu yang tinggal beberapa bulan ini, sebenarnya kita masih bisa memaksimalkan belajar agar di hari ‘’pertempuran” kondisi kita siap, baik fisik maupun mental.

Fisik dan mental memang jadi dua hal penting untuk sukses menjalani unas. Bayangkan, jika saat unas fisik kita enggak fit karena kelamaan belajar. Bukannya mengisi jawaban ujian dengan fokus, malah ngantuk dan pusing karena kurang tidur.

Kondisi mental nggak kalah penting. Kalau pikiran stres, menjawab soal bisa berantakan. Hafalan yang disiapkan dari rumah buyar saat berhadapan dengan lembar jawab ujian.

Gawat kan? Jadi, apa yang harus kita lakukan kalau stres di saat mendekati ujian?
Belajarlah sesuai porsinya. Jangan habiskan waktumu untuk belajar seharian. Otak butuh istirahat. Tapi jangan lengah mempersiapkan ujian. Sesekali refresing biar dapat udara segar dan nggak ngerasa jenuh belajar.

Atau ubah suasana belajar di kamar jadi menyenangkan agar dapat mood belajar. Pasang motivasi target ujian kamu di dinding kamar. Semoga berhasil ya, selamat berjuang. (rin/iwa/ong)