KULONPROGO – Aksi pencurian di tempat kos mahasiswa marak terjadi Kulonprogo. Dalam sehari, dua kos dibobol pelaku. Mereka mengincar barang elektronik. Seperti laptop, notebook, dan kamera digital.

Aksi pencuri nekad ini mengegerkan Desa Pengasih, Kulonprogo. Terlebih tempat kejadian perkara berada di satu desa yang hanya dibedakan pedukuhan. Yakni, Pedukuhan Serut dan Terbah.

“Pelaku beraksi saat seluruh penghuni kos sedang pergi kuliah atau pergi bekerja. Begitu pulang kampus jendela sudah terbuka dan barang-barang berharga di dalam sudah raib,” papar Oktafiana Irma, penghuni kos di Serut, kemarin (24/2).

Irma menjelaskan, dalam satu kompleks kos-kosan yang ditinggali, ada delapan kamar. Enam di antaranya dibobol pencuri. Barang yang hilang berupa laptop, notebook, dan kamera SLR.

“Pencuri masuk keluar dari kamar melalui jendela yang dirusak dengan cara dicongkel,” jelasnya.

Menurut Irma, sejak pagi seluruh penghuni berangkat kuliah dan ada yang bekerja. Kebetulan pemilik kos juga ada acara keluarga di Jakarta. Karenanya, kos kosong dan tidak ada yang menjaga.

“Sebelum kejadian, ada tetangga yanag sempat mencurigai seorang pengendara motor. Ia berhenti di tepi jalan di dekat tempat kos. Pria itu masuk ke tempat kos. Kemungkinan dia mengontrol kondisi rumah dalam kosong atau tidak sebelum beraksi,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Pengasih Ipda Suparno menyatakan, begitu mendapat laporan, pihaknya berkoordinasi dengan tim identifikasi untuk melakukan olah TKP. Seluruh jendela diperiksa termasuk sidik jari.

Pelaku memanfaatkan situasi. Diduga pelaku, baik di Serut dan Terbah, sama. Ini dilihat dari modus pencurian dan sasaran yang diincar berupa barang elektronik.

“Sangat dimungkinkan sebelum beraksi pelaku mengamati kondisi rumah yang akan disasar. Ini masih dalam penyelidikan,” katanya.(tom/hes/ong)