Harnum Kurniawati/Radar Jogja

MAGELANG – Barongsai dan liong tak bisa dilepaskan dalam Cap Go Meh. Demikian juga Artos Mall, tak mau ketinggalan dalam perayaan hari ke-15 dan hari terakhir dari rangkaian Tahun Baru Imlek bagi warga Tionghoa.

Atraksi barongsai dan liong dipentaskan oleh sasana barongsai Singa Emas Klenteng Liong Hok Bio Magelang, kemarin, (23/2). Pertunjukan yang dimainkan pun begitu kompak dan memukau.

Public Relation Artos Mall Paramita RDA mengatakan, istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang bila diartikan secara harafiah bermakna 15 hari setelah Imlek. Barongsai dan liong memang tak bisa dilepaskan dalam perayaan Cap Go Meh. “Dan tahun ini kami juga ikut merayakan dengan mementaskan barongsai dan liong,” katanya.

Event and Promotion Artos Mall Hendry Purnomo menambahkan, tidak hanya pengunjung dari kalangan Tionghoa yang merayakan Imlek. Semua lapisan masyarakat ikut memadati pertunjukan di lantai Ground Floor Artos Mall itu.

“Sesekali saya melihat para pengunjung yang datang ikut beramai-ramai memberikan angpao kepada barongsai itu,” ujarnya. Demikian pula karyawan Artos Mall dan tenant-tenant sangat antusias melihat atraksi barongsai dan liong. Ini terlihat dari ramainya Atrium Artos Mall.

Hendro berharap event-event yang diadakan di Artos Mall bisa memberikan hiburan bagi masyarakat. “Harapannya dengan digelar atraksi barongsai dan liong ini dapat memberikan hiburan kepada masyarakat Magelang dan sekitarnya,” ujarnya. (cr1/laz/ong)