Adi Daya Perdana/Radar Jogja

MUNGKID – Pemkab Magelang menargetkan perolehan penghargaan Adipura pada 2017 mendatang. Untuk memenuhi target itu, beberapa satuan kerja perangkat daerah pun terus berbenah. Salah satunya dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM).

Dinas ini mulai memindahkan sampah dari TPA Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan yang sudah penuh. Sampah dipindahkan ke TPA Kalegen, Kecamatan Grabag, agar TPA Pasuruhan, Mertoyudan pengelolaan sampahnya bisa diperbaiki terlebih dahulu.

“Tahun ini pengolahan sampah direncanakan berganti dari open dumping menjadi control landfill,” kata Kepala DPU ESDM Kabupaten Magelang Sutarno kemarin (24/2).

Sutarno mendukung penuh upaya perolehan Piala Adipura 2017. Saat ini pun, Bidang Kebersihan tengah melakukan pemindahan sampah dari TPA Pasuruhan ke TPA Kalegen Kecamatan Grabag agar lahan TPA Pasuruhan bisa dikelola kembali. Yakni dengan peralihan pengelolaan dari open dumping menjadi control landfill.

“Usai pemindahan sampah, lahan TPA Pasuruhan akan ditata. Sementara pemkab juga masih menunggu realisasi pembangunan TPA Regional di Kecamatan Tempuran dari pemerintah provinsi,” jelasnya.

Sementara Kepala Balai Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Magelang Agus Liem mengatakan, pihaknya mendorong DPU ESDM untuk bisa segera mengganti sistem pengolahan sampah di TPA Pasuruhan. Pengolahan sampah ini untuk mendukung upaya perolehan penghargaan Adipura. “Target kita, pengolahan bisa berganti tahun ini sebelum penilaian Adipura berlangsung,” katanya.

Menurut dia, selama ini TPA menjadi titik penilaian paling rendah dibanding titik lainnya. Untuk itu, perlu dilakukan pembenahan. “Peniaian Adipura tahun kemarin, TPA kita dapat nilai 58. Tahun ini kita targetkan dapat nilai 75, sehingga bisa dapat Adipura,” katanya. (ady/laz/ong)