MAGELANG- Tak sedikit restoran hotel-hotel berbintang menyajikan aneka menu kuliner ala barat. Padahal, kekayaan kuliner lokal justru lebih variatif dalam urusan menggoyang lidah konsumen. Manajemen Atria Hotel Magelang (AHM) tak ingin ciri khas kuliner lokal tertelan menu barat.

Mengganden presenter kondang yang juga pakar kuliner Bondan Winarno, AHM ingin mengembalikan citra kuliner nusantara di hotel berbintang.

Menurut Bondan, Indonesia memiliki lebih dari lima ribu resep makanan khas nusantara. Saat ini sekitar 30 resep tersedia di AHM. Bondan menyatakan, pelibatan hotel-hotel berbintang untuk menyajikan melu lokal merupakan salah satu upaya pelestarian resep nusantara.

“Ini langkah yang baik,” tegasnya di Pamiluto Restauran AHM kemarin (25/2).

General Manager AHM Chandra Irawan mengatakan, program itu sebagai salah satu upaya mengembalikan, sekaligus mengangkat menu kuliner nusantara dalam pengembangan bisnis perhotelan. Dengan tidak menghilangkan ciri dan cita rasanya. Gerakan kuliner khas tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama
Parador Hotels & Resorts dan Bondan pada September 2015. “Hari ini (kemarin) adalah peluncuran makanan khas kuliner nusantara,” katanya.

Bubur markotop, ketupat sayur, nasi ulam, laksa, dan asinan menjadi menu utama launching acara. Tak ketinggalan, sop senerek, yang merupakan ciri khas Kota Magelang. Kehadiran penikmat kuliner yang punya jargon “mak nyus” itu diharapkan mampu memenuhi standarisasi rasa yang seragam.

Corporate Excecutive Chef Gatot Susanto menambahkan bahwa menu – menu yang di-launching merupakan rekomendasi Bondan. “Sengaja kami undang Pak Bondan untuk mencicipi menu kuliner kami supaya ini tidak kalah dengan cita rasa aslinya,” paparnya.(cr1/yog/ong)