JOGJA-Salah satu hasil pertemuan yang digagas PT Liga Indonesia (LI) dengan tim-tim sepak bola adalah mengadakan turnamen jangka panjang. Turnamen tersebut akan diberi nama Indonesia Soccer Champions atau ISC, yang akan dibagi menjadi dua kasta. Yakni Kasta A untuk tim-tim Indonesia Super League (ISL) dan Kasta B untuk tim-tim Divisi Utama.

Turnamen jangka panjang tersebut disambut positif oleh PSIM Jogja yang akan segera melakukan pengkajian untuk keikutsertaannya. Wacana tersebut muncul dalam pertemuan yang berlangsung hingga Jumat (26/2) di Jakarta.

“Kita akan bahas keikutsertaan dan penyiapan persyaratannya dalam rapat internal Senin (29/2) besok,” kata Manager PSIM Jogja, Agung Damar Kusumandaru. kemarin

Dikatakan, turnamen jangka panjang tersebut dibutuhkan untuk mengembalikan gairah sepakbola yang setahun terakhir tiarap. Pasca dibekukannya PSSI oleh Menpora.

“Ini keputusan bersama,” ujarnya

Salah satu proses yang juga harus dilakukan oleh manajemen PSIM adalah melakukan pembentukan pengurus. Kelengkapan pengurus tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan legalitas sebagai syarat mengikuti turnamen tersebut.

“Kita juga akan segera melakukan pembentukan pengurus, dikarenakan ada lowongnya satu kursi kepengurusan yakni sekretaris tim,” tuturnya.

Rencananya, ISC akan digulirkan pada akhir April mendatang, diperkirakan akan berjalan delapan bulan. Untuk ISC B, akan diikuti oleh 59 tim yang dibagi menjadi delapan wilayah di Indonesia. Pertandingan digelar dengan sistem home and away untuk penyisihan dan babak 16 besar.

“Bedanya dengan kompetisi, pada turnamen ini tidak ada proses degradasi dan promosi. Ini hanya turnamen dengan waktu pelaksanaan yang panjang, dengan menggunakan sistem setengah kompetisi, berupa home and away pertandingan,” paparnya.

Untuk menggulirkan turnamen tersebut, disepakati dibentuk operator baru yang disebut dengan PT GTS. Pembentukan operator baru menjadi pilihan karena sorotan negative yang masih dialami oleh PT Liga Indonesia sebagai operator kompetisi di bawah PSSI.

Terpisah, Manajer Persiba Bantul Endro Sulastomo mengatakan, pihaknya masih akan melakukan komunikasi dengan internal manajemen. Terutama untuk membahas keikutsertaan dalam turnamen tersebut.

“Kesiapan tim secara menyeluruh akan kita lihat kembali karena sudah lama tim mengalami kekosongan,” tandasnya. (dya/dem/ong)