JOGJA-Tim Nasional Paralympic Committee (NPC) DIJ menyiapkan atlet berpotensi untuk memperkuat skuad goalball tuna netra. Seleksi secara ketat dilaksanakan mulai kemarin guna menghadapi Pekan Paralympic Nasional (Peparnas), bulan Oktober mendatang. Menurut Ketua NPC DIJ, Haryanto, cabang olahraga (cabor) goalball sendiri baru pertama kalinya akan dipertandingkan.

“Namun sebenarnya olahraga ini sudah sangat familiar. Pada ajang internasional juga sudah dipertandingkan,” katanya, kemarin.

Dikatakan, jumlah peserta yang mengikuti seleksi diluar prediksi. Animo peserta cukup banyak. Setidaknya ada delapan tim putra dan dua tim putri yang mengikuti seleksi. Dimana masing-masing tim diperkuat tiga hingga empat orang.

Dirinya menjelaskan, cabor goalball tuna netra ini merupakan olahraga permainan bola. Tim yang terdiri dari tiga orang harus mencetak skor dengan memasukan bola ke gawang lawan. Berbeda dengan sepak bola dan futsal, dimana pemain menggunakan kaki, pada goalball pemain menggunakan kekuatan tangan dalam bermain.

“Permainannya menggunakan kekuatan tangan, bola yang digunakan juga khusus yang ada bunyi-bunyiannya. Siapa yang mencetak gol terbanyak, tim itulah yang menang,” tuturnya.

Ditambahkan, meskipun banyak yang mendaftarkan diri berupa tim, namun penilaian yang dilakukan tetap penilaian individu. Terutama soal skill dan permainan peserta. Jika dalam ketentuan umum permainan berlangsung selama dua kali 10 menit, namun untuk seleksi ini hanya menggunakan setengah pertandingan atau dua kali 5 menit.

“Karena pesertanya cukup banyak, kita harapkan dapat memperoleh atlet yang benar-benar berpotensi untik kemudian kita bina dan persiapkan menghadapi Peparnas,” paparnya .

Peparnas 2016 ini rencananya akan mempertandingkan 10 cabang olahraga, yakni bulu tangkis, angkat berat, catur, renang, tenis meja, voli duduk, atletik, panahan, tenis kursi roda dan goalball. Pada Peparnas 2012 lalu di Riau, DIJ mampu menduduki peringkat 12 nasional dengan membawa pulang 10 medali emas, 9 perak dan 16 perunggu.

“Ini cabang olahraga terakhir yang kita seleksi, selanjutnya hasil seleksi kita upayakan awal bulan Maret sudah bisa keluar agar pemusatan latihan bisa langsung dilakukan,” tandasnya. (dya/dem/ong)