GUNAWAN/RADAR JOGJA
KOMITMEN – Jajaran anggota TNI Kodim 0730 Gunungkidul menandatangani surat pernyataan tidak akan terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba kemarin (26/2)
GUNUNGKIDUL – TNI tidak main-main dalam urusan narkoba. Di internal mereka diberlakukan hukuman berat berupa pemecatan bagi anggota yang terbukti terlibat dalam kasus narkotika.

Sebagai bukti, kemarin (26/2) sebanyak 315 anggota Kodim 0730 Gunungkidul meneken surat pernyataan tidak akan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan para prajurit.

Dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Infateri Priyanto, seluruh anggota termasuk pegawai negeri sipil (PNS) kemudian membuat pernyataan tertulis. “Seluruh anggota dan PNS di lingkungan makodim juga menyatakan siap mendapatkan sanksi pemecatan jika melanggar,” kata Priyanto.

Surat pernyataan itu kemudian dikirimkan ke Komando Resort Militer (Korem) 072 Pamungkas Jogjakarta. “Pembuatan surat pernyataan sebagai tindak lanjut dari pengrebekan jaringan narkoba di asrama Kostrad berberapa waktu lalu,” ujarnya.

Menurut Priyanto, dengan pernyataan ini, seluruh prajurit siap membantu pemerintah dalam gerakan pemberantasan narkoba. Karena seperti diketahui, sekarang Indonesia mengalami situasi darurat narkoba. “Kami akan terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya narkoba,” tegasnya.

Salah seorang anggota Kodim 0730 Gunungkidul Heri Susanto mengatakan, kebijakan ini harus didukung. (gun/din/ong)