Sebuah studi dalam jurnal Microbiome menemukan bahwa melakukan french kiss selama sepuluh detik bisa menyebarkan 80 juta bakteri antara mulut. Jumlah 80 juta mungkin terdengar menakutkan, tapi bakteri ini sebenarnya bisa bermanfaat bagi tubuh Anda.

Penelitian ilmiah di Belanda meminta 21 pasangan untuk berpartisipasi dalam studi tentang French kiss selama 10 detik. Menariknya, peneliti menemukan bakteri pada lidah pasangan lebih mirip daripada orang asing.

” Rupanya, berada bersama seseorang dalam waktu lama mengarah pada koleksi serupa bakteri di lidah,” kata peneliti utama, Profesor Remco Kort, seperti dilansir laman Care2, Rabu (2/3).

Untuk menemukan betapa miripnya bakteri antara pasangan, para peneliti melakukan satu tes lagi. Para peneliti meminta pria minum minuman yogurt probiotik yang mengandung bakteri yang disebut Lactobacillus dan Bifidobacteria dan menunggu sebentar.

Kemudian, mereka melakukan french kiss selama 10 detik dengan pasangan mereka. Para peneliti mengambil sampel bakteri di mulut wanita yang tidak mengonsumsi yoghurt probiotik. Apa yang para peneliti temukan adalah bahwa volume bakteri ditransfer ke mitra lainnya adalah rata-rata 80 juta bakteri.

Tim peneliti juga menemukan melalui kuesioner bahwa semakin sering pasangan berciuman maka semakin sering mereka berbagi bakteri. Meskipun bakteri dalam air liur berubah dengan cepat setelah ciuman, populasi bakteri di lidah tetap lebih stabil.

” French kiss adalah contoh yang bagus dari paparan sejumlah bakteri dalam waktu singkat. Itu sebagai bentuk imunisasi dan perlawanan dari paparan mikroorganisme yang berbeda. Jika Anda melihatnya dari sudut pandang ini, ciuman itu sangat sehat,” pungkas Kort.(fny/jpnn/ong)