JOGJA – Isu pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPR RI Ambar Tjahyono oleh Roy Suryo menimbulkan reaksi dari kader Partai Demokrat di DIJ. Mereka meminta isu PAW tersebut segera diakhiri dan DPP Partai Demokrat mengambil tindakan secara cermat dan bijaksana.

Hal itu disuarakan para politikus Partai Demokrat di DIJ.

Politikus Partai Demokrat di DPRD Kulonprogo Sugianto mengatakan, kebijakan PAW terhadap Ambar Tjahyono harus hati-hati. Tidak bisa hanya beralasan karena tidak produktif. Meski saat ini Ambar mengalami sakit.

“Meski beliau sakit, tapi JAT (Jaringan Ambar Tjahyono) masih terus turun ke bawah, berdialog tentang program-program pemberdayaan masyarakat,” katanya, dalam jumpa pers di Hotel Bifa, kemarin.

Sugianto menjelaskan, meski Ambar yang dulu dikenal sebagai Presiden Malioboro tersebut sakit, dia masih intens mengunjungi konstituennya di daerah pemilihannya. Bahkan pada 19-21 Februari lalu, Ambar dan JAT mengunjungi tujuh titik di Sleman, Bantul hingga Kulonprogo.

“Akhir Maret ini, Pak Ambar akan melakukan kunjungan ketiga dalam tahun ini,” tuturnya.

Sugianto berharap, langkah PAW terhadap Ambar tidak benar-benar terjadi. Karena bila hal tersebut benar terjadi, akan sangat mencederai hati nurani rakyat. Bahkan dikhawatirkan bisa menjadi bumerang yang akan merugikan Partai Demokrat sendiri.

Ditambahkan Kepala Desa Kedungkris Nglipar Gunungkidul Murdiyanto, bahwa Ambar Tjahyono sangat aktif memfasiltasi bantuan. Terutama dari kementerian yang menjadi mitra kerja Komisi VI DPR RI, tempat Ambar bergabung..

“Programnya efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat kecil, seperti bantuan peralatan usaha, pelatihan UKM, pendampingan usaha, dan
lainnya,” ungkapnya.

Murdiyanto mengakui, warga desanya sangat merasakan manfaat atas fasilitasi yang telah diberikan Ambar Tjahyono. Salah satunya berhasil mendapatkan tlaser atau alat perontok padi dari Kementerian Perindustrian.

“Periode lalu, Ambar juga paling rajin ke bawah, sekarang juga demikian meski dalam kondisi sakit,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Syarief Hasan menganggap Ambar sudah tidak produktif karena sakit. Saat ini, Partai Demokrat sedang meminta pandangan dokter, jika memang tidak bisa aktif lagi akan digantikan Roy Suryo yang berada di bawah Ambar pada Pileg 2014 lalu. Perseteruan antara Ambar Tjahyono dengan Roy Suryo terjadi pada Pileg 2014 lalu, di mana hasil perolehan suara Ambar lebih banyak sehingga melenggang ke DPR. Roy Suryo menggugat Ambar dengan tuduhan money politics dan penggelembungan suara. (pra/ong)