BANTUL – Nahas bagi warga di Rejosari, Jatimulyo, Dlingo, Bantul, kemarin (27/3). Niat hati berpesta, apa daya mereka justru merasakan mual hingga muntah-muntah. Sebanyak 41 orang mengalami keracunan. Penyebab keracunan diduga akibat mengonsumsi hidangan hajatan peringatan seribu hari di rumah warga setempat bernama Sukirin.

“Mereka makan menu yang dihidangkan sekitar pukul 09.00. Namun, baru terasa mual-mual mulai pukul 14.00. Puluhan orang ini mengalami gejala serupa yakni mual dan muntah-muntah,” terang Kapolsek Dlingo AKP Amir Mahmud dihubungi kemarin.

Untungnya, mayoritas korban keracunan ini tidak mengalami gejala serius. Oleh petugas Puskesmas mereka disarankan menjalani rawat jalan dan diberi obat saja. Hanya satu warga yang dikabarkan menjalani rawat inap di Puskesmas Dlingo.

“Nama-nama warga yang keracunan masih kami data, karena ada sekitar 41 orang,” tandasnya.

Amir mengungkapkan, petugas Dinas Kesehatan Bantul telah mengambil sampel makanan dan muntahan untuk diuji di laboratorium. Kendati begitu, penyebab keracunan masal ini diduga dari menu gulai kambing yang dihidangkan.

Heni, menantu Sukirin juga mengalami mual dan muntah-muntah. Dia mengalami gejala itu usai mengonsumsi hidangan hajatan peringatan seribu hari di rumah mertuanya. “Sudah ke puskesmas. Tapi masih sering mual-mual,” ucapnya. (zam/ila/ong)