JOGJA – Polsek Wirobrajan Kota Jogja melakukan operasi pekat (penyakit mesyarakat) di sebuah wisma kawasan Bugisan. Tiga pasangan mesum terjaring Minggu (27/3) malam sekitar pukul 23.30.

Dari ketiga pasangan itu, salah satunya pasangan mahasiswa. Saat diamankan petugas, keduanya sempat menangis karena takut dilaporkan orang tua.

Kapolsek Wirobrajan Kompol Widya Mustika mengatakan, pihaknya rutin melakukan operasi pekat di wilayahnya. Hal itu dilakukan untuk menurunkan tingkat kriminalitas dan tindakan asusila.

Tiga pasangan selingkuh atau bukan pasutri antara lain Is, 32, warga Gunungkidul dan Win, 32. Pasangan kedua Rub, 43 pria asal Sleman dan pasangan mesumnya Fat, 25, dan yang ketiga adalah pasangan mahasiswa Prim, 23, dan Del, 23, keduanya asal Bantul.

“Setelah didata, Senin (28/3) langsung sidang Tipiring (tindak pidana ringan),” kata Widya kepada Radar Jogja.

Sepasang yang terjaring razia sempat menolak diamankan. Keduanya masih berstatus mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Jogja.

Mereka bahkan menangis karena takut dilaporkan orang tua dan kampusnya. Keduanya mengaku sudah lama berpacaran dan sebentar lagi akan menikah.

“Iya sempat menangis takut dilaporkan. Karena ada yang pasangan mahasiswa, orang tua dan pihak kampus supaya terus mengingatkan bahaya pergaulan bebas, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya,” kata Widya. (riz/iwa/ong)