SETYAKI A KUSUMA/RADAR JOGJA
JEBOL: Tanggul buatan penahan arus air Kali Gendol jebol kemarin. Kondisi itu memperlambat proses perbaikan talud bantaran di Dusun Sendowo, Sinduadi, Mlati yang ambrol, Selasa (5/4).
BELUM genap sehari proses revitalisasi talud Kali Code di Dusun Sendowo, Sinduadi, Mlati, tanggul sementara yang dibangun menggunakan back-hoe jebol lantaran tak mampu menahan derasnya arus su ngai kemarin (12/4) sore.Semula, tanggul sementara yang berupa gundukan pasir dan batu dibangun untuk me-ngalihkan arus air sungai. Agar area yang berbatasan antara tanggul dan dasar talud menge-ring selama dilakukan perbaikan. Tanggul dibangun di tengah aliran, memanjang dari utara ke selatan dengan panjang sekitar 50 meter lebih. Bagian atas pasir dilapisi terpal sebagai penguat tanggul. “Sebelum arus datang kami berhasil mengamankan back-hoe dan pompa. Untuk tanggul, terpal dan plastik jebol ter-bawa arus,” kata Kabid Kedaru-ratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan di lokasi kejadian kemarin.Makwan mengakui bahwa derasnya arus sungai yang berlangsung sejak pukul 15.00 menyulitkan petugas dalam proses perbaikan talud sepan-jang 40 meter. Menurutnya, batas antara tanggul semen-tara dan dasar talud hingga bagian di atasnya harus di-keringkan untuk mempermu-dah proses perbaikan. “Sayangnya, setelah aera ini kering, tanggul yang kami buat jebol. Kemasukan air. Harus dikeringkan lagi,” ujarnya. (bhn/yog/ga)