SLEMAN – Meraih poin penuh saat bertandang ke PSBI Blitar dalam laga perdana Indonesian Soccer Championship (ISC) Seri B 2016, akhir pekan lalu, tidak membuat PSSSleman jumawa. Mereka terus mencari kekurangan dan kelemahan demi perbaikan ke depan. Mengingat tim yang berjuluk Super Elang Jawa (Elja) mentargetkan lagi tiga poin saat menjamu PS Mojokerto Putra, di Maguwo International Stadium (MIS), Minggu (8/5) mendatang. “Kami puas dengan hasil di laga pembuka kemarin. Itu adalah salah satu target kami, yaitu mencuri poin penuh di kandang lawan. Tapi ini, bukan kami lantas puas diri,” kata Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, kemarin (2/5).Seto mengaku harus membenahi pasukannya untuk mempersiapkan laga selanjutnya. Salah satu yang disorot pada pertandingan Minggu (1/5) lalu, adalah sektor lini depan. Karena berdasarkan catatan, dari 11 kali percobaan tembakan ke gawang, hanya tiga yang mengarah ke gawang. “Seharusnya laga melawan PSBI Blitar, kami bisa mencetak banyak gol. Kami akan memperbaiki finishing touch kami,” tuturnya. Untuk lini pertahanan, Seto akan menfokuskan pembenahan dalam menghadapi bola crossing. Karena penjaga gawang PSS, Agung Prasetya, harus memunggut bola pada akhir babak pertama. Setelah dia gagal membaca arah bola, dari tendangan pojok pemain PSBI, yang akhirnya disundul Samsul Arifin”Kami bermain sangat bagus pada pertandingan kemarin. Kami akan mengevaluasi permainan secara keseluruhan agar nantinya irama permainan kami bisa menjadi lebih baik lagi,” tuturnya. (cr4/dem/ga)