SEMENTARA ITU, Wisatawan Pantai Kukup, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul mendadak panik. Gara-garanya, tanaman pandan yang mengakar di tebing ambrol dan melukai sejumlah pengunjung yang berteduh di bawahnya.

Informasi yang dihimpun Radar Jogja, bongkahan tanaman pandan yang ada di atas tebing kawasan Pantai Kukup tersebut ambrol akhir pekan kemarin. Sebanyak enam wisatawan yang santai dibawahnya menjadi korban.

Para korban langsung mendapatkan penanganan di posko SAR yang ada di kawasan pantai ini. Enam korban luka merupakan wisatawan asal Jombor, Sleman. Juga dari Tanjung Priuk, Jakarta serta Cawas, Klaten.

Sektretaris tim SAR Korwil II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, meski hanya luka ringan, peristiwa ini sempat membuat panik wisatawan yang memadati Pantai Kukup. Menurut Surisdiyanto, pada saat kejadian para korban tepat berada di bawahnya. Mereka tidak menyadari bahaya tengah mengancam. Dalam tempo singkat sebanyak enam pengunjung sudah tertimpa ranting tanaman pandan itu.

“ongkahan pohon ini menimpa wisatawan yang kebetulan berada di bawahanya. Beruntung tidak mengalami luka serius,” ucapnya, kemarin (8/5).

Setelah mendapatkan penanganan di posko SAR yang ada di kawasan pantai, keenam korban meninggalkan Pantai Kukup, selanjutnya pulang ke rumah masing-masing bersama rombongan. Atas kejadian terssebut pihaknya mengimbau kepada pelancong agar menjauh dari tebing karena rawan longsor. “Ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbubpar) Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, dalam waktu dekat akan menambah jumlah papan larangan zona rawan longsor di pesisir.

“Bekerja sama dengan Tim SAR, karena mereka lebih tahu titik rawan lokasi longsor,” kata Hary. (gun /ila)