JOGJA-Mental tiga atlet tarung derajat DIJ masih harus terus digembleng selama memasuki program latihan khusus pemu-satan latihan daerah (Puslatda). Karena tarung derajat bukan hanya soal teknik dan skill. Namun juga mental yang bisa menentu-kan atlet itu berhasil atau tidak.

“Secara teknik anak-anak sudah berkembang bagus, tapi mental masih harus dipupuk terus dengan sparing,” kata pelatih tarung derajat Dedih Kusnadi, kemarin.Sebagai ajang uji coba mental pertama, Pengda Keluarga Olah-raga Tarung Derajat (Kodrat) DIJ mengadakan try in bersama tiga kontingen PON 2016 lain. Yakni Banten, Lampung dan Kalimantan Barat di lapangan tenis indoor Purbayan, Ngasem, Jogja, akhir pekan kemarin.

Dikatakan, selain sebagai ajang uji mental, try in kemarin se-kaligus untuk mengevaluasi program latihan para atlet se-lama Puslatda yang sudah ber-jalan tiga bulan. “Lewat sparing seperti kemarin kami baru bisa melihat per-kembangan anak-anak, bagai-mana teknik, fisik dan juga mentalnya,” tuturnya.Tiga petarung DIJ yang akan berlaga di PON bulan September mendatang di Jawa Barat yakni Wiranata Rifandi di kelas 64,1-67 kg, Adelia Cinthia Devi di kelas 50,1-54 kg putri dan Antonio Belo di kelas 49,1-52 kg. (dya/dem/ong)