HARNUM KURNIAWATI/RADAR JOGJA
BERI SEMANGAT: Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina saat meninjau SD Cacaban 3 Kota Magelang, sekitar 30 menit sebelum Ujian Sekolah-Madrasah (USM) berlangsung kemarin (17/5).
MAGELANG – Sebanyak 2.460 siswa Sekolah Dasar sederajat dari 76 SD negeri dan swasta mengikuti ujian sekolah-madrasah (USM) di Kota Magelang. Sampai kemarin (17/5), USM yang dilaksanakan tidak mengalami kendala.Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kota Magelang Sumadi mengatakan, secara umum pelaksanaan USM berjalan lancar.

Dari siswa yang tercatat sebagai peserta ujian, seorang gugur karena satu bulan sebelumnya meninggal dunia. “Hanya satu yang gugur, itu pun karena siswa yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” kata Sumadi saat melakukan peninjauan ke SD Tidar 1 bersama Wakil Wali Kota Windarti Agustina kemarin (17/5).Dia menambahkan untuk siswa Kejar Paket A ada 61 siswa.

Namun dia menyayangkan karena ada 15 siswa yang tidak hadir tanpa keterangan. “Mungkin karena kendala pekerjaan, karena merekan kan kebanyakan sudah bekerja. Namun masih bisa melakukan susulan untuk minggu depan,” imbuhnya.Sementara itu, Wawali Windarti Agustina optimis-tis para siswa bisa mengejarkan dengan lancar dan mendapatkan nilai baik. Ini karena dari sekolah sudah menyiapkan bekal yang matang bagi para siswanya.

“Paling tidak nanti kita bisa mendapatkan prestasi setingkat provinsi atau nasional,” katanya.Bu Win, sapaan akrabnya, mengatakan, untuk SD mungkin masih sulit jika dilaksanakan Ujian Nasio-nal Berbasis Komputer (UNBK). Karena UNBK akan lebih menyita waktu seperti harus ada tiga sesi ujian. “Kalau anak SD mungkin belum waktunya UNBK. Kasihan kalau kalau harus pulang siang nantinya,” ungkap Wawali. Ia juga meninjau SD Cacaban 3 dan SD Ikhsanul Fikri. (cr1/laz/ong)