HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
TANPA IDENTITAS: Anggota Polsek Sentolo dibantu medis dari Puskesmas Sentolo 1 mengevakuasi mayat tanpa identitas di Sungai Progo, kemarin (17/5).
KULONPROGO – Para penambang pasir di Sungai Progo, tepatnya di Desa Pongahan, Sentolo, digemparkan dengan penemuan mayat kemarin (17/5). Mayat perempuan berumur sekitar 35 ta-hun itu memiliki ciri-ciri fisik kulit kuking langsat, tinggi badan sekitar 154 sentimeter.

Mayat perempuan itu pertama kali ditemukan Suranto 50, warga Pongahan, saat akan menam-bang batu dan pasir. “Sekitar pukul 07.30, saya mau mencari batu dan pasir, tiba-tiba saya melihat ada benda berkilau. Kemudian saya dekati dan ternyata tubuh mayat perempuan,” katanya.

Kapolsek Sentolo AKP Slamet mengatakan pihaknya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan warga. Pihaknya juga mengajak petugas medis dari Puskesmas Sentolo 1 untuk melakukan pemeriksaan korban. “Setelah diperiksa mayat langsung dibawa ke RSUP Sardjito, diotopsi untuk menyelidiki sebab-sebab kematiannya. Kami juga mencari identitas korban dengan penyelidikan di lapangan,” katanya.

Dokter Miranda Sari dari Puskesmas Sentolo 1 menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan korban diperkirakan meninggal karena hanyut sekitar lima hari lalu di Sungai Progo. “Tidak di-temukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” jelasnya. (tom/laz/ong)