AYO MEMBACA: Aksi damai para mahasiwa yang tergabung dalam Mawar Berduri untuk memperingati Hari Buku Nasional, di Alun-Alun Kota Magelang, kemarin (17/5).
MAGELANG – Kalangan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Magelang yang tergabung dalam Mahasiswa Bersama Rakyat Peduli Negeri (Mawar Berduri) menggelar aksi damai di Alun-Alun Kota Mage-lang, kemarin (17/5). Aksi dilakukan untuk memperingati Hari Buku Na-sional (HBN).Dalam aksi itu, para mahasiswa membentuk setengah lingkaran tepat di samping patung Pahlawan Dipo-negoro.

Mereka menyatakan kepri-hatinan terhadap minat baca dengan berorasi, membaca puisi, dan aksi diam dengan membaca buku.Koordinator Lapangan Sulistyo me-nga takan, aksi digelar dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei kemarin. Ak-si ini merupakan salah satu bentuk ke pedulian terhadap budaya literasi yang minim.

“Seperti yang saya baca, hasil survei UNESCO 2011 menunjukkan indeks tingkat baca masyarakat Indonesia hanya 0.001 persen. Padahal kita tahu bahwa membaca menjadi jen-dela dunia,” katanya di sela aksi.Menurutnya, dengan membaca se-seorang akan mendapatkan banyak wawasan dan pengetahuan baru akan terus diperbarui.

Hal itu juga harus diimbangi dengan fasilitas yang ada. “Ini juga sebagai langkah kami untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya buku untuk disumbangkan kepada sekolah-sekolah yang belum terfasi-litasi oleh buku bacaan,” ujar Sulistyo.

Lanjut Sulis mengatakan, sudah ter-kumpul sebanyak 400 buku sejak dimu-lainya pengumpulan buku beberapa waktu lalu. Pihaknya berharap ma syarakat mau bersama-sama men do nasikan buku untuk nantinya di sum bangkan. “Kami berharap kita dapat mengu-bah diri kita sendiri untuk ikut men-gubah anak bangsa melalui budaya literasi atau minat membaca ini,” papar mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang itu. (cr1/laz/ong)